On The Magz

Pertemanan Socmed VS Dunia Nyata

Published by : Aisha Ria Ginanti Posted on : Selasa, 28 Juli 2015

Pertemanan Socmed VS Dunia Nyata

Social media kayaknya udah jadi bagian super penting yang enggak bisa terpisahkan dari kita ya, girls. Socmed jadi 'lingkungan'baru  untuk kita menjalin pertemanan yang kadang saking pentingnya, jadi memperngaruhi banget pertemanan kita di dunia nyata.  Apalagi kalau sebagian besar teman kita di social media adalah teman kita di dunia nyata juga. Saat ada sedikit 'drama' yang terjadi di socmed, jadinya terbawa ke dunia nyata atau sebaliknya. Simak yuk beberapa kasus pertemanan socmed vs dunia nyata ini!

 

 

Baca juga: 5 Perbedaan Pertemanan Pelajar SMA dengan Mahasiswa

 

Kasus #1: Enggak follow bikin awkward

Hani, 17 tahun, Kelas 12, SMAN 9 Bandung

"Aku enggak follow beberapa teman. Biasanya enggak terlalu awkward sih, jadi pura-pura enggak terjadi apa-apa aja.  Tapi kebanyakan teman-teman aku, mereka biasanya diem-dieman gitu sama temennya itu. Pengaruh sih ke pertemanan di dunia nyata."

 

Ara, 16 tahun, Kelas 11, SMAI PB. Soedirman 1 Bekasi

"Kalau dulu sih pernah enggak follow teman di socmed, terus di kehidupan nyatanya malah jadi awkward."

 

Kasus #2: Kesal atau perang dingin karena di-unfollow

Firdha, 16 tahun, Kelas 11, SMAN 14 Bandung

"Aku sempet di-unfollow sama temen aku, pas aku tanya, katanya mungkin kepencet dan dia follow aku lagi. Tapi lama-lama dia unfollow lagi, ya udahlah, walau tetep aja kesel sih. Ternyata yang di un-follow bukan aku aja. Kayaknya dia followers-nya banyak dan following-nya dikit. Aku juga pernah un-follow teman karena dia berisik banget, menuhin timeline di Twitter, Line dan Instagram. Terus dia nanya gitu ke aku sambil kesal, akhirnya aku jujur sama dia dan dia pun minta maaf. Jadi aku follow dia lagi deh, dia pun jadi jarang menuhin timeline."

 

Baca juga: 5 Tanda Saatnya Memutuskan Hubungan Pertemanan (Bagian 1)

 

 

 

Solusinya:

Tanya dulu sebabnya

Saat ada teman yang nge-unfollow atau unshare, daripada langsung kesal dan balas melakukan hal yang sama, lebih baik tanya langsung alasannya. Hindari langsung berprasangka buruk kalau dia marah atau sensi sama kita apalagi sampai jadi perang dingin. Mungkin dia cuma enggak suka dengan socmed kita yang terlalu aktif  atau konten yang kita posting. Atau ya, dia emang ingin followers dia lebih banyak dari following-nya aja. Obrolkan langsung secara baik-baik.

Selain itu, ada juga beberapa solusi lain untuk menghindarkan kita dari perang dingin di dunia nyata gara-gara drama di socmed dan contoh kasus lainnya. Penasaran? Klik di sini ya girls.

 

Baca juga: 5 Tanda Kita Enggak Perlu Temenan Sama Guru di Social Media

 

 

author :

Aisha Ria Ginanti

Reporter di KaWanku sejak tahun 2012.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN