On The Magz

5 Seconds Of Summer: Perubahan Setelah Terkenal

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Senin, 11 Mei 2015

5 Seconds Of Summer: Perubahan Setelah Terkenal

Ada banyak hal yang berubah seiring dengan popularitas yang diterima oleh keempat cowok cakep ini. 5 Seconds Of Summer pun berbagi cerita tentang perubahan terbesar yang mereka alami hingga saat ini. Dijamin cerita ini akan bikin kita makin sayang sama cowok-cowok kece ini. Jadi, apa aja sih perubahan 5 Seconds Of Summer setelah terkenal?

 

(Baca juga: Siapa Member 5SOS Yang Cocok Jadi Pacar Kita?)

 

Calum Hood: Si Penyendiri

Then: Ketika diminta menyebutkan seperti apa dirinya saat masih sekolah dulu, Calum menggambarkan kalau dia adalah seorang loner. Calum bilang kalau dulu dia enggak akan pernah bisa ditemukan di tempat-tempat gaul yang ramai, misalnya di kantin.

 

Now: Sekarang, tentunya sudah susah banget mencari waktu untuk sendirian. Soalnya, ke manapun Calum pergi, pasti ada aja fans yang mengikutinya. Awalnya Calum merasa kesulitan menghadapi perubahan ini, soalnya dia tipe cowok pemalu.

 

 

Ashton Irwin: Si Cowok Sensitif

 

Then: Ashton masih sering merasa sedih ketika teringat bagaimana dulu orang-orang memandang rendah dirinya dan band. "Enggak ada satu pun yang peduli pada kami. Mereka menganggap remeh kami," jelas Ashton.

 

Now: Sekarang, Ashton malah dipuja-puja banyak cewek di seluruh dunia. Meski begitu, Ashton sama sekali enggak memendam dendam kepada orang-orang yang dulu meragukannya. "Kamu harus melupakan semua hal itu, kamu bisa membuat lagu tentang hal itu sehingga bisa membuktikan diri. Menurutku, itu pembalasan paling pas untuk mereka yang dulu bilang aku enggak akan bisa berhasil," tegas Ashton.

 

(Baca juga: 5SOS: Buka-Bukaan Rahasia)


Luke Hemmings: An Invisible Guy

 

Then: "Aku enggak kenal siapa-siapa di hari pertama sekolah, makanya aku merasa sangat gugup. Rasanya sangat berat ketika ke manapun kamu melihat, kamu menemukan wajah-wajah yang tidak ramah. Bagi orang-orang, aku hanyalah cowok aneh berambut panjang, jadi aku merasa sangat kesepian," kenang Luke.

 

Now: Sekarang, Luke jarang merasa kesepian. Selain ketiga temannya yang selalu bersamanya, kehadiran fans juga membuat Luke merasa enggak invisible lagi.

 

Michael Clifford: The Geeky Boy

 

Then: "I was such a nerd as a kid. I was an absolute geek. Aku punya beberapa orang teman, tapi orang-orang di sekolahku umumnya enggak menyukaiku," kenang Michael.

 

Now: Setelah terkenal seperti sekarang, dia tetap seorang cowok geek yang sangat tergila-gila pada musik. Bedanya, sekarang Michael enggak malu-malu lagi berbagi tentang hal yang dicintainya itu kepada orang lain, dan itulah yang membuat dia disukai oleh para fans.

 

Eits, itu hanya sebagian kecil dari cerita mereka. Simak cerita selengkapnya di sini ya, girls.

 

(Baca juga: 5SOS: Wawancara Ekslusif Dengan kaWanku)

 

(iif, foto: tumblr.com, imgbuddy.com)

 

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN