Tips Menghadapi Cowok Egois

Published by : Marti Posted on : Senin, 28 April 2014

Tips Menghadapi Cowok Egois

Menghadapi pacar yang egois dan mau menang sendiri, butuh ekstra sabar. Saat kita pengin sesuatu pasti dilarang dia, tapi giliran dia melakukan sesuatu kita harus mendukung dia. Walau banyak yang bilang lebih baik putus, masalahnya susah banget lepas karena kita terlalu sayang. Ada enggak sih cara menyadarkan cowok kita jadi lebih baik?

 

Alasan

Alasan klise pacar bersikap egois, karena mereka sayang dengan kita. Padahal belum tentu alasan itu benar. Ada kala cowok enggak pengin disaingi dalam hal kecil apapun. Makanya mereka bersikap egois, membatasi dan mau menang sendiri. Kita perlu menegur dia supaya pacar kita tahu kalau sikapnya menyulitkan aktivitas kita. Dengan begitu, dia akan berusaha berubah atau sedikit demi sedikit mengurangi sikap egoisnya.

 

Sharing

Daripada menahan perasaan dalam hati, sebaiknya cari waktu pas buat sharing. Saat sharing, ungkapkan segala sesuatu yang selama ini menurut kita enggak adil. Tanya kenapa dia bersikap seperti itu. Kalau pacar kita sayang dan tulus dengan kita, dia enggak akan bersikap egois atau membatasi kita.

 

Win Win Solution

Ada baiknya saat berhadapan dengan pacar kita, bikin komitmen baru. Komitmen ini dibuat supaya adil. Saat rembukan, minta dia supaya adil dan bijaksana saat melakukan sesuatu. Misalnya, kalau pas weekend dia biasanya pergi sama sahabatnya berarti kita juga bisa melakukan hal yang sama.

 

Lebih Terbuka

Kita enggak akan bisa merubah seratus persen siapapun. Oleh karena itu, jangan berharap cowok kita bisa berubah sempurna seperti yang kita bayangkan. Supaya kita enggak merasa terbebani kalau penyakit egoisnya kambuh, berusaha terbuka dan sabar. Tegur saat keadaan tenang tanpa emosi dan bilang ke dia kalau perlakuan dia enggak adil.

 

Putus

Kalau menurut kita perlakuan egois dia enggak berubah atau malah semakin buruk, sebaiknya break saja girls. Vakum dulu kalau masih merasa ragu buat putus, supaya kita berdua bisa saling intropeksi diri. Kalau ternyata setelah vakum enggak membawa perubahan positif, kuatkan hati dan mencoba untuk putus. Usia kita sayang banget kalau enggak digunakan semaksimal mungkin. Dengan sikap pacar posesif dan egois, ruang gerak dan cara kita berekspresi terbatas. Hasilnya kita enggak akan maju dan stuck disituasi yang sama.

 

(stefanie, foto: thejustinbiebershrine.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN