Tips Hadapi Pacar Suka Ngatur

Published by : Marti Posted on : Kamis, 3 April 2014

Tips Hadapi Pacar Suka Ngatur

Yang harus diwaspadai saat berpacaran adalah sikap otoriter. Siapapun enggak nyaman diatur atau mendapat tekanan selama pacaran. Terus, cara hadapi pacar otoriter gimana ya supaya hubungan tetap baik dan berlanjut?


Panggilan Sayang

Pacar maksa ingin kita memanggilnya dengan sebutan sayang. Masalahnya, kita enggak nyaman dengan sebutan itu. Kita tolak, dia marah dan anggap kalau enggak serius dan sayang sama dia. Duh!

 

Tips: Panggilan sayang klise banget saat berpacaran dengan seseorang. Ada yang nyaman dan ada yang enggak nyaman dengan itu. Jujur saja dan jelaskan panggilan biasa enggak merubah perasaan kita sama sekali. Kalau tetap memaksa, cari sebutan yang lebih umum atau enggak terkesan berlebihan. Misal, memanggilnya dengan nama kecilnya.

 

Rubah Gaya

Kita nyaman beraktivitas dengan gaya casual. Tiba-tiba pacar kita nuntut memakai baju feminim karena suka dengan cewek feminim. Yang lebih ngeselin, dia minta kita pakai high heels dan manjangin rambut kita.

 

Tips: Kalau merubah gaya untuk sesuatu yang positif, sepertinya sah saja girls. Misal, pacar ingin kita pakai yang sedikit tertutup supaya enggak diganggu orang jahat. Tapi, untuk perubahan atas dasar keinginan pribadinya, coba tanya kepada diri sendiri. Worth it enggak sih berubah demi pacar? Kalau memang dia benar-benar sayang, seharusnya dia menerima kita apa adanya.

 

Rubah Sikap

Dia tahu banget kita punya banyak teman cowok. Kita sering hangout bareng mereka dan memang sikap kita tomboy. Setelah pacaran, dia nuntut kita berubah. Dan selalu marah tiap kita bikin sikap yang enggak sesuai dengannya.

 

Tips: Hampir sama seperti merubah gaya, merubah sikap adalah hal yang besar. Coba bicarakan baik-baik dengan dia. Apakah dia juga mau merubah sikap yang bukan dirinya hanya demi kita? Sebaiknya, terangkan baik-baik kalau sikap kita memang seperti ini. Tapi enggak akan merugikan dan bikin image buruk di mata orang lain.

 

Posesif

Pacar selalu memantau aktivitas, sosial media, Hp dan lain-lain yang berhubungan dengan diri kita. Saat kita telat kasih kabar, dia langsung marah tanpa jelas. Mau putus, tapi sayang. Ingin lanjut, tapi tersiksa. Help!

 

Tips: Coba pelan-pelan bilang kalau kita mulai enggak nyaman dengan sikap posesif dia. Kita butuh ruang untuk bergerak tanpa pacar, orangtua kita sendiri juga enggak melarang kita seperti ini bukan? Kalau memang pembicaraan kita enggak berbuah hasil, lebih baik putus saja girls. Posesif bisa bikin satu sama lain enggak berkembang. Masa sekolah seharusnya dijalani dengan aktivitas menyenangkan tanpa gangguan apapun, termasuk masalah pacar.

 

 

(stefanie, foto: usmagazine.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN