Mitos Seputar PDKT Yang Harus Kita Lupakan!

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Kamis, 4 Juli 2013

Mitos Seputar PDKT Yang Harus Kita Lupakan!

Enggak semua nasihat tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat nge-date, atau PDKT itu boleh dilakukan, lho. Banyak di antara nasihat itu hanya berupa mitos aja. Enggak mau kan hubungan dengan gebetan gagal hanya karena terlalu memikirkan mitos ini?

 

Wait to respond

Sepulang first date, kita harus menunggu gebetan menghubungi terlebih dahulu? Ketika gebetan mengirim SMS atau Whatsapp, kita harus menunggu beberapa saat sebelum membalasnya? Play hard to get sih boleh, tapi enggak lucu kan kalau gebetan menjauh karena kita terlalu play hard to get?

 

Kalau ingin hubungan lancar, enggak ada salahnya memperlakukan gebetan seperti saat kita berkomunikasi dengan teman, yaitu tidak perlu menunggu berjam-jam untuk membalas SMS atau Whatsapp-nya. Dengan langsung membalas, siapa tahu kita terlibat obrolan seru dan membuat gebetan semakin menyukai kita, kan?

 

Stop talking about exes? It's so last year

Memang sih, tahu tentang mantan itu nyebelin banget. Tapi, bukan berarti kita menutup diri dari info itu. Gebetan juga perlu tahu tentang sejarah percintaan kita. Bawa obrolan ini sesantai mungkin, seperti kita mengobrol dengan teman saja. Jujurlah tentang diri kita, termasuk siapa saja yang pernah menjadi mantan kita dan apa saja yang kita pelajari dari hubungan sebelumnya. Ini bisa membuat gebetan mengerti tentang apa yang kita inginkan. Tapi, hindari mengungkit kebaikan atau sifat mantan secara berlebihan karena gebetan bisa beranggapan kita belum move on, lho.

 

Kamu atau aku yang bayar?

Tentu kita pernah terjebak dalam situasi seperti ini. Setelah beberapa kali nge-date, tentu kita bisa menghindar dari situasi enggak menyenangkan ini. Jika gebetan berinisiatif untuk mentraktir, enggak ada salahnya membiarkan gebetan membayar semuanya. Sesekali ditraktir asyik juga kok, he-he-he.

 

Always about him

Memang sih kita ingin mengenal gebetan lebih jauh lagi, tapi bukan berarti setiap pembicaraan didominasi oleh dia. Kalau begitu, kapan dong gebetan mengenal kita kalau kita enggak ngomong sedikit pun? Hubungan yang baik yaitu hubungan yang berjalan seimbang, termasuk dalam komunikasi. Dalam hubungan yang sehat, enggak ada satu pihak yang merasa dominan dan pihak lain yang merasa diabaikan. Ketika pembicaraannya menyangkut diri kita, enggak ada salahnya membicarakan pendapat kita. Begitu juga sebaliknya.

 

Take it slow

Setiap hubungan memiliki fase berbeda. Kita enggak pernah tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam PDKT. Jika sudah merasa nyambung dan nyaman dengan gebetan, kenapa harus mengulurnya karena merasa waktunya masih terlalu cepat? Mungkin dengan mantan kita butuh waktu satu tahun untuk PDKT, dan dengan gebetan sekarang hanya beberapa bulan saja.

 

Mandiri vs needy

Katanya cowok suka cewek mandiri jadi kita sering terjebak dalam situasi sedang membutuhkan bantuan tapi gengsi meminta tolong karena takut dicap manja. Enggak ada salahnya menunjukkan kalau kita butuh bantuan di saat-saat tertentu karena meski cowok suka cewek mandiri, cowok tetap senang, kok, saat tahu mereka dibutuhkan.

 

(iif. foto: wetpaint.com)

 

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN