Kenapa Film Romantis Bisa Merusak Bayangan Kita Soal Cinta?

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Selasa, 7 Oktober 2014

Kenapa Film Romantis Bisa Merusak Bayangan Kita Soal Cinta?

Sebagaian besar dari kita suka sama film romantis apalagi film komedi romantis.  Apapun yang terjadi dalam film itu pasti pasangan yang sedang jatuh cinta itu akan bahagia selama. Tapi sering kali cerita yang ditawarkan oleh film-film romantis sangat bertentangan dengan kehidupan nyata. Pada akhirnya membuat kita punya standart enggak realistis dalam percintaan. Bukan enggak boleh nonton film dengan genre ini lho. Tapi pastikan kita bisa membedakanya dengan kehidupan nyata dan tetap menggunakan logika kita.

 

Cinta bisa mengubah bad boy

Banyak film berkisah cewek baik-baik bisa membuat bad boy jatuh cinta dan berubah jadi baik, seperti film John Tucker Must Die atau The Ugly Truth.   Dalam kenyataannya,sulit mengubah karakter seseorang kalau bukan dari keinginan dari orang itu sendiri. Alasan cinta memang bisa jadi salah satu penyebab  tapi bukan jaminan 100% si cowok berubah demi kita, lho. Kalau dia udah bosan atau tiba-tiba putus sama kita, ada kemungkinan dia berubah ke sifat buruknya. Ya, pikir baik-baik sebelum  kita memutuskan pacaran sama bad boy. Apa itu membuat kita bahagia atau malah menyusahkan kita?

 

Cowok akan selalu menunggu sampai kapan pun.

Film seperti  Notebook dan  About Time  menggambarkan berapa tahun dan berapa abad pun, cinta si cowok enggak bakal berubah sama cewek yang dicintainya. Hell, yeah!   Cowok cuma manusia biasa yang punya batas dalam menunggu. Bisa dipastikan juga  dia akan banyak ketemu cewek-cewek lain, seperti juga kita ketemu cowok-cowok lain dalam kehidupan kita. Kalau enggak pernah kontak, enggak pernah mencoba berteman lagi dengan dia (karena misalnya kita putus secara enggak baik-baik) , ya jangan harap dia akan menunggu kita. Hi-hi-hi.

 

Cinta sejati akan ketemu dalam waktu singkat

Sering dalam film romantis, satu pasangan bertemu dalam waktu yang singkat dan langsung jatuh cinta seperti film How to Lose a Guy in 10 Days atau The Proposal.  Kalau kita cari pacar hanya semata berdasarkan penampilan fisik, mungkin ini bisa terjadi tapi belum tentu juga bisa bertahan lama. Karena faktanya, untuk saling jatuh cinta itu butuh proses dan saling pengertian. Semakin kita mengenal dia luar dalam, semakin bisa membuat kita jatuh cinta. Jadi jangan sedih atau putus atas kalau proses pdkt dan nge-date kita udah dua minggu enggak juga sukses .Cinta itu butuh waktu.

 

(muti, foto: tumblr.com)

 

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN