Cara Menghindari Jebakan Gebetan Abadi dan Tahu Kapan Waktunya Move on

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Selasa, 26 April 2016

Pernah punya gebetan abadi? (foto: weheartit.com).

Sekalinya naksir cowok, kita selalu berharap bisa jadian dengannya. Sayangnya, kita enggak melakukan apa-apa buat ngedeketin dia. Akhirnya, selamanya dia hanya akan jadi gebetan abadi kita. Hiks… Duh, biar enggak kejadian, baca yuk cara menghindari jebakan gebetan abadi dan tahu kapan waktunya move on.

 

(Baca juga: 7 Perilaku Cewek Yang Bikin Gebetan Menjauh)

 

Kenapa gebetan bisa jadi abadi

Jebakan gebetan abadi merupakan salah satu hal yang harus dihindari. Enggak mau, kan, menghabiskan waktu tiga tahun di sekolah hanya dengan mengejar satu orang cowok yang kita sendiri enggak tahu seperti apa perasaannya yang sebenarnya pada kita? Keberadaan gebetan abadi bisa membuat kita menutup mata dari kehadiran cowok-cowok lain karena yang ada di benak kita adalah ‘aku sukanya sama si A aja, pokoknya aku harus jadian sama dia, enggak mau sama yang lain.’

 

Gebetan abadi jadi lebih menarik karena kita belum memilikinya sehingga kita enggak mengenalnya 100%. Sehingga kita pun merasa penasaran. Kita hanya tahu dia dari apa yang dia tunjukkan, baik di hadapan kita atau orang lain. Perasaan kita padanya juga turut dipenuhi oleh persepsi orang lain terhadap dirinya. Misalnya, seorang ketua OSIS yang kalem, pintar, dan ganteng. Kita hanya tahu dia ganteng karena sering bertemu. Kita tahu dia pintar karena teman-teman dan guru-guru membicarakan hal tersebut. Kita tahu dia kalem karena melihat cara dia memimpin OSIS.

 

Padahal, belum tentu cocok, lho! Kenapa bisa begini? Baca di halaman selanjutnya.

 

(Baca juga: 2 Alasan Kenapa Gebetan Enggak Pernah Ngajak Kita Jalan)

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN