Beware: Single Girl Blues Before Valentine

Published by : Marti Posted on : Rabu, 29 Januari 2014

Beware: Single Girl Blues Before Valentine

Valentine sudah di depan mata. Buat yang masih jomblo, mulai muncul perasaan insecure dan sering ngomong "I hate Valentine's Day!" Tenang, girls. Kita enggak sendirian, kok. Banyak cewek-cewek yang merasakan benci kepada hari kasih sayang tersebut. Sampai-sampai muncul istilah Single Girl Blues.

 

Single Girl Blues

Apa sih Single Girl Blues itu? Single Girl Blues adalah istilah yang diberikan kepada cewek-cewek yang merasa benciiii banget sama Valentine's Day. Dan, tentu saja yang banyak merasakan istilah ini adalah cewek single. Biasanya, perasaan ini muncul di H-1 bulan V-Day, dan memuncak di akhir Januari sampai tanggal 14 Februari.

 

Single Girl Blues merupakan sikap menolak Valentine's Day yang tanpa sengaja dilakukan. Kita mungkin enggak menyadari sudah melakukan sikap ini, seperti sering mengasihani diri sendiri, membenci teman yang sibuk merencanakan merayakan Valentine sama pacarnya, membeli banyak DVD film romantis dan cokelat untuk dinikmati sendiri, dan tindakan lain yang membuat kita terlihat menyedihkan di hari ini.

 

Enggak ada satupun yang ingin dicap dengan istilah ini. Masalahnya, tanpa sadar kita malah membiarkan diri menjadi bagian dari sindrom ini. Enggak ada satupun cewek yang menghabiskan satu hari penuh di kamar, menonton The Carrie Diaries, berharap sosok Sebastian Kydd mewujud nyata di dalam kamar, dan ketika itu semua hanya khayalan, kita pun menangisi nasib menjomblo. Duh, jangan sampai deh seperti itu.

 

Mumpung Valentine masih beberapa hari lagi, sekarang saatnya melepaskan diri dari sindrom ini dan menyambut Valentine's Day dengan senyum lebar di wajah. meski status saat ini adalah jomblo. Lupakan Sebastian Kydd karena kita bisa bersenang-senang dengan cara lain, he-he-he.

 

Berhenti Mengasihani Diri Sendiri

Enggak ada yang perlu dikasihani dengan menjomblo, meski di saat Valentine sekalipun. Pikirkan hal ini: kita masih muda, punya banyak teman, punya impian yang cerah, punya kehidupan yang menyenangkan, dan banyak hal seru yang bisa dilakukan. Jadi, enggak ada satupun alasan yang membolehkan kita untuk menangis. Punya pacar saat Valentine bukan satu-satunya cara yang bisa membuat kita bahagia. Dan, ini bukan terakhir kalinya kita menghadapi Valentine. Masih ada waktu untuk mencari pacar dan merayakan Valentine di tahun-tahun selanjutnya.

 

Girls Night Out

Kesalahan terbesar adalah merasa jadi satu-satunya cewek jomblo di Valentine ini. Nyatanya, ada banyak banget cewek lain yang merasakan hal sama. Ayo kumpulkan cewek-cewek single ini dan rayakan Valentine bersama-sama. Kita bisa membuat undangan terbuka untuk potluck party di rumah, menyebarkan undangan di sekolah atau sosial media yang dimiliki, dan siap-siap untuk merayakan Valentina yang enggak akan terlupakan.

 

Beri Kejutan

Valentine enggak hanya sekadar punya pacar. Inti dari Valentine adalah adanya rasa dicintai. Dan, jika enggak mendapatkan perasaan itu dari pacar, kita masih bisa merasakannya dari sahabat atau keluarga. Jadi, di hari spesial ini, enggak ada salahnya memberikan kado atau kejutan kepada teman-teman dan keluarga yang selama ini ada di sekitar kita dan membuat kita merasa dicintai. Melihat ekspresi bahagia di wajah mereka ketika menerima hadiah tersebut akan menghapus semua kesedihan yang dirasakan karena enggak punya pacar. It might be the best Valentine's Day we ever have.

 

Rayakan Bareng Teman Cowok

Hal lain yang menjadi esensi Valentine adalah, kita ingin ditemani seorang cowok. Dan ketika enggak ada pacar yang bisa menemani, kenapa enggak merayakan hari ini dengan sahabat cowok yang masih single? Kita enggak perlu saling tertarik satu sama lain, anggap saja sedang menghabiskan waktu dengan sahabat terbaik yang pernah dimiliki. Kita bisa makan di café favorit, nonton film di bioskop, atau sekadar jalan-jalan sambil ngobrol aja.

 

Karena cuma teman, enggak perlu jaim atau berusaha menarik perhatian dia. Jadi, kita bisa melewatkan Valentine ini dengan bebas stres. It's the perfect plan, right? Malah, siapa tahu sebenarnya justru dia cowok yang selama ini kita cari. Hei, kemungkinan itu bisa saja ada kan?

 

Shop Till You Drop

Sekarang, kita punya alasan untuk menambah koleksi baru di lemari, he-he-he. Daripada menangis sendirian sambil menonton film, lebih baik belanja. Belanja juga bisa menjadi terapi, karena saat sedang belanja, kita hanya fokus kepada diri sendiri dan apa yang ktia tuju. Sehingga, enggak ada waktu untuk memikirkan hal lain, termasuk status jomblo saat Valentine.

 

Jika semua cara di atas belum berhasil, kita bisa memikirkan hal ini: Valentine's Day hanya sehari. Keesokan harinya, semua akan kembali seperti semula. Jadi, untuk apa bersedih hanya karena satu hari ini? Smile, girls.

 

(iif. foto: plus-model-mag.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN