Alasan Kita Harus Berhenti Memaksa Teman Yang Jomblo Untuk Pacaran

Published by : Marti Posted on : Senin, 3 November 2014

Alasan Kita Harus Berhenti Memaksa Teman Yang Jomblo Untuk Pacaran

Ketika ada satu teman yang masih jomblo dalam geng, seringkali kita pengin banget dia jadian juga. Sehingga dia enggak sendirian deh saat yang lain pada pacaran. Saking penginnya, kita sampai memaksa dia untuk segera pacaran. Hal ini enggak baik, girls. Ada beberapa alasan kenapa kita harus berhenti memaksa teman yang jomblo untuk segera pacaran.

 

(Baca juga: Mempercantik Diri Dan Cara Lainnya Biar Enggak Kelamaan Jomblo)


Dia Bisa Menjauh

Kalau terus-terusan mendesaknya untuk segera punya pacar, lama-lama dia bisa menjauh. Jika kita benar-benar sayang sama dia, maka status jomblo dia enggak jadi masalah, kan? Kalau kita kenal cowok yang kira-kira cocok untuk dia, kenalkan padanya. Itu lebih baik daripada terus-terusan mendesaknya untuk punya pacar.


Dia Masih Pengin Sendiri

Walaupun kita bahagia dengan pacar, bukan berarti status jomblo membuat sahabat menderita. Beberapa orang ada yang merasa bahagia saat sendiri karena dia punya lebih banyak waktu untuk dirinya. Sendiri enggak selamanya berarti sepi, lho.

 

Ini Bukan Masalah Kita

Mungkin kita menganggap diri kita cocok jadi mak comblang. Sehingga, setiap kali bertemu cowok kece, kita langsung teringat pada sahabat yang jomblo. Kita pun berusaha menjodohkan mereka. Hal ini baik, sih, tapi kan kita enggak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan. Yakin, deh, kalau terus-terusan dicomblangin, dia akan merasa capek.

 

(Baca juga: Tips Kenalan Sama Cowok Lucu Di Sekolah)


Bisa Menimbulkan Masalah Besar

Terus-terusan didesak, sahabat kita bisa menganggap status jomblo mereka adalah masalah besar. Lama-lama, dia akan merasa sedih dan enggak pede.

 

Mereka Pasti Punya Alasan

Sebelum kita terus memaksa, apa sebelumnya kita pernah bertanya alasan dia kenapa masih jomblo? Sebaiknya, tanyakan dulu alasan dia. Mungkin saja desakan kita selama ini membuat dia sedih dan tertekan.

 

Dia Bisa Jadi Malas Ngedate

Biasanya, semakin sering didesak untuk melakukan sesuatu, semakin malas untuk ngelakuinnya. Jika terus-terusan didesak, bisa-bisa dia malah jadi malas nge-date atau kenalan sama cowok baru. Bisa-bisa dia merasa kalau nge-date adalah suatu keharusan.

 

Pacaran Dengan Orang Yang Salah

Karena ingin menghindar dari desakan kita, dia bisa saja menerima cowok untuk dijadikan pacar tanpa mengenal cowok itu terlebih dahulu. Malah, bisa aja cowok itu enggak baik, kan?

 

(Baca juga: Belajar Cinta Dari Kesalahan Yang Dilakukan Seleb Idola)


Mengurangi Quality Time

Kita terancam enggak akan mendapatkan quality time saat bareng teman. Karena kita sibuuuk memaksa dia untuk pacaran. Padahal siapa tahu dia sedang punya masalah berat dan butuh teman curhat. Daripada bikin bete, lebih baik habiskan waktu bareng sahabat dengan cerita-cerita seru dan saling curhat.

 

(iif. foto: hercampus.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN