7 Penelitian Yang Membuktikan Kalau Cinta Baik Untuk Kesehatan

Published by : Aisha Ria Ginanti Posted on : Rabu, 27 Januari 2016

7 Penelitian Yang Membuktikan Kalau Cinta Baik Untuk Kesehatan

Cinta atau kasih sayang yang kita rasakan, baik itu dari pasangan (pacar), keluarga atua teman terdekat, ternyata bisa membuat tubuh dan mental kita jadi lebih sehat, lho. Ini dia 7 penelitian yang membuktikan kalau cinta baik untuk kesehatan.

 

 

Bikin kita bahagia jadi lebih menjaga kesehatan

 

Saat kita mencintai atau dicintai, kita tentuya merasa lebih bahagia dan enggak pengin orang yang kita cintai jatuh sakit. Karena itu pasti saling mengingatkan soal kesehatan masing-masing. Menurut penelitian di National Institute of Health, cinta memicu tubuh memproduksi hormone oxycitn yang membuat kita merasa lebih baik atau bahagia. Hormon ini juga berfungsi menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh.

 

 

Resiko penyakit jantung lebih rendah

 

Peneliatian di Universitu of Pittsburgh menemukan kalau perempuan yang menikah dan hidup bahagian dengan pasangannya, memmiliki resiko terkena penyakit jantung  yang lebih bahagia, daripada perempuan yang enggak menikah atau hanya pacaran dan mengahadapi banyak konflik dengan pasangannya.

 

 

Baca juga: 21 Tanda Cowok Sedang Jatuh Cinta (Bagian 1)

 

 

 

Umur lebih panjang

 

The National Longitudinal Mortality Study, dalam sebuah penelitiannya menemukan fakta kalau orang-orang yang menikah cenderung berumur lebih panjang daripada yang enggak. Selain itu, mereka mempunya rata-rata terserang penyakit jantung, kanker dan pneumonia (infkesi saluran pernafasan) yang lebih rendah daripada yang enggak menikah

 

 

Membantu melawan kanker

 

Rasa cinta ada kasih sayang yang dialami seseorang juga bisa membantu melawan penyakit kanker ovarium, lho. Para peneliti di University of Iowa menmukan kalau para pasien penderita kanker ovarium yang mempunya hubungan baik dan kuat dengan pasangan atau keluarganya, memiliki 'sel pembunuh kanker alami' yang lebih kuat di daerah yang terkena tumor/kanker, dibandingkan dengan pasien yang enggak memiliki hubungan yang baik dengan keluarga atau pasangannya.

 

 

Baca juga: Fakta Unik Jatuh Cinta (Part 1)

 

 

 

 

Menurunkan tekanan darah

 

Sebuah pelukan besar yang hangat dan tulus dari seseorang yang kita sayangi (bisa pasangan, keluarga atau teman) bisa mengurangi tekanan darah. Para dokter di Univeristy of North Carolina menumukan kalau berpelukan bisa menurunkan tekanan darah tinggi karena meningkatkan kadar oxytocin dalam tubuh. Prof. Kathleen Light, PhD, yang melakukan penelitian bilang kalau menerima pelukan hangat dari orang tersayang kita setiap harilah yang menyebabkan kadar oxytocin naik dan secara enggak langung memengaruhi tekanan darah.

 

 

Mengurangi depresi

 

Merasa dicintai dan mencitai terbukti bisa menurunkan tingkat depresi seseorang. Berdasarkan penelitian yang dimuat di Journal of Health and Social Behavior, orang-orang yang sudah menikah dan bahagia memiliki tingkat depresi jauh lebih rendah daripada yang enggak menikah.

 

 

Meningkatkan kemampuan atletik

 

Menurut Kelly Campbell, PhD, asisten professor psikologi di California State University in San Bernardino, berada di sebuah hubungan yang penuh dengan cinta atau saat kita merasa jatuh cinta dan dicintai, khususnya dalam hubungan yang sudah cukup lama, bisa meningkatkan kemampuan atletik seseorang. Kemampuan atletik di sini maksudnya tubuhnya jadi lebih kuat untuk lari, atau melakukan olaharaga fisik lainnya.

 

 

Baca juga: 5 Keanehan Tubuh Akibat Jatuh Cint (Bagian 1)

 

 

 

(foto: hypable.com)

 

author :

Aisha Ria Ginanti

Reporter di KaWanku sejak tahun 2012.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN