5 Penjelasan Ilmiah Kita Baru Bisa Move On Setelah 3 Bulan

Published by : Ifnur Hikmah Posted on : Rabu, 27 Januari 2016

5 Penjelasan Ilmiah Kita Baru Bisa Move On Setelah 3 Bulan

Katanya, waktu bisa menyembuhkan luka hati, termasuk ketika putus dari pacar. Ternyata, sekarang hal tersebut benar juga, girls. Menurut penelitian, ternyata kita hanya butuh waktu tiga bulan untuk move on setelah putus dari pacar. Berikut lima penjelasan ilmiah kita baru bisa move on setelah tiga bulan.

 

(Baca juga: 9 Hari Sukses Move On Dari Gebetan Atau Mantan)

 

Move On Dalam 11 Minggu

Penelitian yang dilakukan oleh Nicole Bizzoco dan Gary Lewandowski Jr dan dipublikasikan dalam Journal of Positive Psychology menemukan bahwa seseorang hanya butuh waktu sebelas minggu (sekitar tiga bulan) untuk bersedih dalam patah hati. Hal ini disetujui oleh 71% dari 155 responden yang terlibat dalam penelitian tersebut. Dalam rentang waktu tiga bulan ini, wajar jika kita merasa putus asa, enggak selera makan, menolak diajak jalan, mengurung diri di kamar sambil menangis dan lainnya. Ini adalah reaksi normal yang diberikan tubuh ketika kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita.

 

Mendapat Titik Terang

Setelah tiga bulan, kita seakan-akan menemukan titik terang dalam hidup. tubuh akan mulai dipengaruhi oleh emosi positif dan mulai berpikir bahwa menangis seharian, mogok makan, atau mengurung diri di kamar adalah tindakan yang sia-sia. Akhirnya, kita terdorong untuk keluar dari rasa duka tersebut.

 

(Baca juga: 8 Cara Melupakan Gebetan dan Move On)

 

 

 

Berlaku Sama

Ternyata, hal tersebut berlaku sama, baik bagi kita yang diputusin atau yang mutusin. Lewandowski menjelaskan, meskipun yang mutusin sudah mempersiapkan diri dan mental untuk patah hati, tetap saja mereka butuh waktu yang sama untuk memulihkan diri dengan yang diputusin. Jadi, anggapan kalau yang mutusin akan move on lebih cepat enggak selamanya benar.

 

6 Bulan = Depresi

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Philosophical Transactions of the Royal Society B, jika terlalu lama larut dalam perasaan duka setelah patah hati, maka otak menunjukkan gelaja yang sama seperti seseorang mengalami depresi.

 

(Baca juga: Cara Singkat Move On Saat Susah Beralih Gebetan Dari Satu Cowok Yang Terlalu Kita Sukai)

 

 

Mengenang Mantan

Helen Fisher dari Rutgers University menyebutkan jika berhubungan dengan mantan dalam waktu lebih dari enam bulan, maka proses kerja otak sama seperti seseorang yang mengalami depresi. Begitu juga halnya jika kita terus melihat foto mantan. Aktivitas bagian otak yang berhubungan dengan penerimaan, adiksi, dan obsessive-compulsive disorder akan meningkat. Inilah sebab kenapa kita susaaah banget buat melupakan mantan.

 

(Foto: koalasplayground.com, tumblr.com, inthelandofgifs.tumblr.com)

 

author :

Ifnur Hikmah

Writing. Reading. Eating. And Fangirling. Reporter di KaWanku sejak 2013. Pernah interview Charli XCX dan telepon-teleponan dengan Troye Sivan. Paling senang ketika ketemu dan interview GOT7, terutama JB dan berharap bisa ngobrol sama SHINee

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN