5 Kesalahan Waktu Mulai PDKT Sama Cowok

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Jumat, 11 April 2014

5 Kesalahan Waktu Mulai PDKT Sama Cowok

Setelah sembuh dari patah hati dan sudah bisa move on, akhirnya kita mulai PDKT sama cowok baru. Berhubung kita masih agak trauma sama hubungan yang lalu, kita jadi berlebihan waktu PDKT sama cowok ini. Daripada si dia kabur karena sikap kita, coba evaluasi kesalahan apa saja yang kita lakukan, yuk!

 

Semua diambil pusing

Berbagai hal jadi memusingkan waktu kita mulai dekat sama seseorang. Kita bakal banyak menghabiskan waktu buat mengobrol sama si dia dan mulai mengenali karakternya. Tapi, jangan sampai kita mengambil pusing setiap tindakan yang mau kita lakukan ke dia. Misalnya, kita sampai berkali-kali mengetik dan menghapus SMS yang mau kita kirim ke dia. Coba jadi diri sendiri dan bersikap nothing to lose saja.

 

Menyembunyikan emosi

Kita kepengin banget menunjukkan sikap yang baik biar si dia terkesan. Ujung-ujungnya, kita selalu menyembunyikan perasaan waktu sedih atau marah. Kita jadi cewek super ceria di hadapan dia dan cool waktu menghadapi masalah. Jangan sampai kita bersikap kayak gini, girls. Jangan menyembunyikan apa yang kita rasakan cuma buat membuat si dia terkesan.

 

Menganggap dia sempurna

Waktu ada cowok yang ngedeketin, hal itu bukan berarti kita enggak punya pilihan dan harus menerimanya. Terkadang waktu proses PDKT kita menemukan tanda-tanda dia enggak bakalan jadi cowok yang baik buat kita. Beberapa sifat dia agak mengganggu dan bikin kita enggak nyaman. Cowok bukan dia saja, kok. Kalau cowok ini enggak cocok sama kita, lebih baik tinggalkan saja.

 

Bohong tentang masa lalu

Kita merasa cocok sama cowok ini dan kepengin melanjutkan hubungan sama dia. Tapi, kita punya masa lalu dengan reputasi yang bisa dibilang buruk. Misalnya, kita pernah selingkuh atau sering banget gonta-ganti pacar. Karena enggak mau si dia menjauh, kita jadi berbohong sama dia. Kalau di awal hubungan saja kita sudah berbohong, gimana kelanjutan hubungan sama si dia nanti? Lambat laun dia bakal tau. Lebih baik kita menceritakan apa adanya. Kalaupun si dia enggak bisa menerima, kita masih bisa mencari cowok yang bisa menerima kita apa adanya.

 

Pura-pura enggak suka

Kita enggak mau terlihat lebay di depan dia soal perasaan kita. Kita juga kepengin bermain hard to get. Well, sebenarnya cowok enggak peduli sama hal ini. Kalau cewek yang dia deketin ternyata memerlihatkan sinyal enggak bagus, dia juga lambat laun bakal menjauh. Kalau kita memang suka, kenapa harus berpura-pura enggak suka?

 

(lana, foto: tribecafilm.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN