5 Hal yang Terlalu Sering Kita Maklumi Waktu Pacaran

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Minggu, 4 Agustus 2013

5 Hal yang Terlalu Sering Kita Maklumi Waktu Pacaran

Saking lamanya pacaran sama si dia, kita jadi sering memaklumi hal-hal kecil yang dia lakukan, sekalipun itu agak mengganggu buat kita. Sekali-kali kita boleh protes atau menegur pacar baik-baik karena hal ini, lho. Lagipula kita melakukannya demi kebaikan dia dan hubungan ini, kan? He-he-he.

 

Memaafkan begitu saja

Gara-gara kita kasihan atau simpati sama dia, kita jadi sering memaafkan dia. Bahkan kita sampai mengucapkan kata ini karena sebagai formalitas! Duh, jangan sampai kita mengatakan sesuatu tanpa ada maknanya. Kalau kita memang belum bisa memaafkan kesalahannya, lebih baik jangan katakan kita memaafkan dia. Tunggu sampai kita mendapatkan waktu yang tepat atau pikiran kita sudah clear.

 

Pacar enggak on time

Sekian lama pacaran sama dia, kita sudah dibuat menunggu lebih dari belasan kali. Kebiasaan dia datang enggak tepat waktu ini sudah jadi rutinitas dan kita terlanjur terbiasa sama itu. Padahal hal ini membuang waktu kita jadi percuma, girls. Sekali-kali kasih dia pelajaran biar merasakan gimana rasanya menunggu. Kalaupun takut berantem gara-gara itu, omongin baik-baik aja sama dia.

 

Membatalkan janji

Namanya juga janji, pasti harus ditepati. Nah, kalau pacar sudah terlalu sering membatalkan janji sama kita, sudah waktunya kita menegur dia. Bilang sama dia, janji itu bukan main-main dan hal yang penting buat kita. Kalau dia enggak sungguh-sungguh, mendingan enggak usah janji sekalian.

 

Masalah enggak selesai

Setiap kali berantem, masalah yang jadi penyebab pertengkaran kita sama pacar enggak terpecahkan. Akibatnya, masalah itu muncul berulang dan jadi bahan berantem rutin sama pacar. Daripada hal itu terjadi, mendingan kita selesaikan masalah saat itu juga. Kalau enggak begitu, masalah ini bakal jadi bom waktu buat hubungan kita sama pacar.

 

Marah tanpa alasan

Karena kita orang terdekatnya pacar, kita sering jadi sasaran kekesalannya. Dia sering marah-marah ke kita, padahal penyebabnya hal lain dan enggak ada hubungannya sama sekali sama kita. Daripada terus menyakiti diri sendiri karena hal ini, bicarakan sama pacar dan minta solusi terbaik.

 

(lana, foto: guardian.co.uk)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN