5 Alasan Putus Paling Klise

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Minggu, 16 Maret 2014

5 Alasan Putus Paling Klise

Hubungan kita sama si dia sudah enggak senyaman dulu lagi. Sulit rasanya buat mutusin si dia dan cari alasan yang paling tepat. Yap, mutusin cowok memang bukan hal yang gampang dilakukan. Ada banyak alasan yang bisa kita utarakan buat memutuskan hubungan sama si dia, tapi jangan sampai kita terjebak mengucapkan alasan ini karena kepepet. Alasan-alasan ini justru malah bikin si cowok curiga dan ngerasa kita cuma mencari-cari alasan saja.

 

"Kamu bisa dapetin yang lebih baik dari aku"

You deserve better atau kamu bisa dapetin yang lebih baik dari aku adalah alasan yang paling klise. Rata-rata cowok atau cewek yang memakai alasan ini buat putus punya alasan lain. Mereka yang memakai alasan ini bermaksud enggak mau menyakiti orang yang mau diputusin, tapi pada akhirnya kita bakal mencari alasan kenapa sebenarnya dia mau mutusin kita.

 

"Aku enggak siap buat menjalani hubungan sekarang"

Rasanya menyebalkan kalau seseorang kepengin mutusin kita karena alasan ini. Sejak awal pacaran, kita sama-sama setuju buat menjalani hubungan bersama. Tiba-tiba alasan ini muncul begitu saja buat mengakhiri hubungan. Well, kalau ada yang mutusin kita karena alasan ini, itu artinya dia memang enggak siap menjalani hubungan sama kita.

 

"Aku mau fokus sekolah dan belajar"

Selama ini kita baik-baik saja pacaran sambil menjalani kehidupan kita, termasuk sekolah. Berhubung mendekati ujian akhir, si dia memakai alasan ini buat memutuskan hubungan sama kita. Sebenarnya, si dia memutuskan kita karena dia enggak bisa memasukan kita dalam daftar prioritasnya lagi. Kalau dia mau fokus belajar, dia enggak perlu sampai memutuskan kita, kok. Kita bukan cewek yang mengganggu hidup dia selama ini, kan?

 

"Aku butuh ruang"

I need space. Coba pikirkan lagi, selama ini apakah kita bikin si dia merasa terkekang dan kehilangan banyak waktu buat melakukan hal yang disukainya atau enggak. Lagipula dalam menjalani hubungan kita enggak menghabiskan 24 jam sama si dia. Dia punya banyak waktu yang enggak dihabiskan sama kita.

 

"Aku terlalu sayang sama kamu"

Namanya juga menjalani hubungan, kita dan si dia mencoba saling menyayangi dan membahagiakan satu sama lain. Kalau si dia memang sayang banget sama kita, dia bakal mencoba membuat kita senang dan enggak menyerah. Alasan ini enggak masuk akal, kalau sayang kenapa harus ninggalin kita?

 

(lana, foto: cosmo.ph)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN