Yuk Hindari FOMO Phobia!

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Minggu, 6 Oktober 2013

Yuk Hindari FOMO Phobia!

Fobia memang banyak jenisnya, kalau FOMO phobia pernah dengar enggak girls? FOMO phobia ini adalah salah satu dampak buruk dari kecanduan sama social media (socmed), walalupun socmed tentu saja membawa dampak positif juga bagi kita.

 

FOMO sendiri berarti Fear Of Missing Out. Jadi FOMO phobia bisa diartikan sebagai rasa takut berlebihan tertinggal informasi atau kabar ter-update di social media atau internet. Intinya kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk mengecek kabar terbaru yang ada di socmed seperti Twitter, Facebook, Path dan lainnya. Pokoknya enggak bisa tenang kalau enggak mengecek socmed hampir tiap menit. Alhasil gadget pun enggak bisa lepas dari tangan sejak kita bangun tidur sampai mau tidur lagi.

 

Kalau didiamkan, FOMO ini bisa bikin kita stres dan kehilangan banyak waktu berharga bareng keluarga atau teman-teman. Jadi lebih baik hindari dari sekarang yuk!

 

Batasi waktu membuka socmed

Mengurangi waktu mengakses socmed jadi cara paling ampuh menghindari FOMO. Pokoknya kita harus tetap eksis di dunia nyata. Misalnya cukup meluangkan waktu sebanyak tiga sampai lima kali setiap harinya. Misalnya saat istirahat sekolah, pulang sekolah dan malam hari saat santai di rumah. Jadi enggak mesti setiap menit cek hape untuk melihat kabar terbaru di socmed. Batasi juga waktu kita mengecek socmed setiap kalinya sekitar lima sampai sepuluh menit. Jangan lebih.

 

Kalau kita susah mengontrolnya, lebih baik sign out saja akun socmed kita di hape supaya kita enggak terpancing untuk terus-terusan mengecek setiap kali ada mention atau notifikasi lainnya. Toh mencari tahu info terbaru dengan mengobrol atau bertanya langsung pada teman-teman juga bisa kan. Malah lebih asik karena bisa jadi bahan obrolan yang seru.

 

Coba lepaskan gadget dalam waktu lama

Coba melepaskan diri dari gadget yang memudahkan kita mengakses socmed dalam waktu cukup lama girls. Misalnya mematikannya saat belajar di kelas. Terus saat libur di rumah, tinggalkan hape di kamar dan sibukanlah diri kita berkegiatan bareng keluarga di ruangan lain. Cukup cek hape sesekali saja.

 

Lebih asik lagi kalau kita bisa bikin hari bebas gadget atau internet satu minggu sekali atau dua minggu sekali. Alihkan perhatian dan waktu kita dengan melakukan hobi yang lebih berguna dan menyenangkan. Misalnya olaharaga, memasak atau bikin barang-barang DIY yang lucu. Biar lebih seru dan kita dapat motivasi lebih,  ajak teman satu genk atau anggota keluarga kita saat melakukannya.

 

Sadari yang ada di socmed enggak selalu benar

Kita pasti pernah merasa penasaran atau bahkan iri melihat keseruan aktivitas teman-teman kita yang mereka upload di socmed. Nah, perasaan ini akan terus mendukung kita jadi kepo sama kehidupan dia dan mungkin teman-temannya yang lain. Alhasil kita pun jadi sibuk kepo membuka-buka akun socmed mereka selama berjam-jam dan selalu penasaran merek akan meng-upload kegiatan seru apa lagi.

 

Gawatnya hal ini bisa bikin kita jadi merasa stres sendiri karena merasa enggak bisa seperti mereka. Jadi penting banget kita sadari kalau apa yang ada di socmed itu enggak semuanya benar. Alias enggak seseru atau sepenting itu. Jadi enggak harus selalu kita ikuti. Belum tentu kehidupan aslinya, mereka sebahagian atau seasik itu. Ingat girls, kita cenderung lebih suka berbagi hal-hal asik yang bisa bikin orang iri di socmed. Sedangkan hal yang menyedihkan tentunya lebih suka disimpan sendiri saja. Jadi daripada buang waktu melihat kegiatan seru orang-orang yang di-upload di socmed, lebih baik kita ciptakan kegiatan seru kita sendiri bareng teman-teman dan keluarga.

 

(aisha, foto: dok. huffingtonpost.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN