Tips Mengatasi Saat Demam Panggung Melanda

Published by : Marti Posted on : Senin, 16 Juni 2014

Tips Mengatasi Saat Demam Panggung Melanda

Enggak hanya diri kita, selebriti terkenal juga pernah mengalami demam panggung. Saat kita harus tampil di depan publik ada kala kita merasa enggak nyaman, jantung berdepat, kesulitan bernafas dan susah berbicara jelas. Supaya enggak merasa malu akibat demam panggung berlebihan, yuk cari tahu tips mengatasi demam panggung.

 

Bernafas

Sebelum naik ke atas panggung coba lakukan teknik bernafas dengan menarik nafas panjang. Kemudian keluarkan secara perlahan sambil memejamkan mata dan hitung sampai 8. Cara ini bisa membantu kita meredakan jantung berdebar kencang.


Cari Satu Orang Yang Kita Kenal

Meski sulit mencari orang yang kita kenal karena penataan cahaya panggung sangat silau, coba minta sahabat atau orangtua kita duduk ditempat paling strategis dan berada ditengah. Saat melakukan penampilan lihat mereka, dan anggap sedang melakukan performance hanya di depan mereka saja. Dengan melihat seseorang yang kita kenal, kita akan merasakan aura support dan keyakinan mereka kalau kita bisa melakukan aksi yang baik dan sempurna.


Gagal Itu Biasa

Setiap orang bahkan seleb idola pernah mengalami kejadian memalukan di atas panggung. Jadi jangan terlalu merasa bersalah atau malu saat kita melewatinya. Apabila kita melakukan kesalahan atau adanya malfunction pada pakaian atau panggung, lanjutkan penampilan kita sampai akhir. Tetap berusaha tenang dan usahakan enggak terjadi kesalahan yang sama di atas panggung. Dengan begitu, penonton enggak akan mempermasalahkan performance kita dan ikut mendukung pertunjukan sampai selesai.


Minum Air

Sebelum naik keatas panggung minum segelas air putih agar kita merasa lebih baik atau enggak gugup. Air putih juga bisa membantu kita agar tetap semangat dan terhindar dari dehidrasi saat aktif bergerak. Jangan pernah minum air terlalu banyak supaya enggak merasa mual atau kembung di atas panggung nanti.

 

(stefanie, foto: eonline.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN