Tips Memperjuangkan Keinginan Kita Di Depan Orangtua (Bagian 2)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Kamis, 29 Mei 2014

Tips Memperjuangkan Keinginan Kita Di Depan Orangtua (Bagian 2)

Semakin bertambah usia, semakin banyak juga keinginan kita. Sayangnya di umur kita sekarang ini kita belum sepenuhnya dianggap dewasa. Kita tetap butuh bantuan dan persetujuan dari orangtua. Gini nih tips memperjuangkan keinginan kita di depan orangtua.

 

Daripada berantem tanpa ujung dan bikin makan hati,mungkin ini saatnya kita memperjuangankan keinginan kita. Dari hal-hal sepele seperti bisa melonggarkan jam pulang hingga hal besar seperti memilih  cita-cita dan jurusan kuliah.

 

Simak Tips Memperjuangkan Keinginan Kita Di Depan Orangtua bagian 1 dengan klik di sini.

 

Menyicil pembicaraan  

Ada pepatah yang bilang tetesan air yang terus menerus bisa melubangi batu karang. Jadi kalau kita punya keinginan, terutama keinginan-keinginan besar (soal memilih jurusan di sekolah, kuliah, cita-cita setelah lulus) jangan pernah bosan membicarakannya dengan orangtua.

 

Misalnya kita ingin serius sekolah musik tapi orangtua enggak setuju, kita bisa mengungkapkan keinginan kita secara terus menerus. Tapi ingat lakukan dengan cara yang manis dan menyenangkan ya. Selipkan 'cita-cita' kita disetiap pembicaraan dengan orangtua.  

 

Tunjukan dengan bukti

Kelemahan dari remaja adalah sifat yang mudah bosan dan sudah ikut-ikutan. Ini juga yang sering menjadi bahan pertimbangan orangtua ketika enggak memberikan ijin.

 

Misalnya karena lagi tren memotret dan bikin video, kita jadi ingin beli kamera mahal.  Dan orangtua enggak memberi ijin. Padahal kita memang ingin menekuni dengan serius dunia fotografi. Buktikan kalau kita serius dengan cita-cita kita. Terus memotret jangan berhenti.  tunjukan hasil foto kita. Kalau perlu ikutan lomba sebagai bukti keseriusan kita.

 

Lakukan dengan uang sendiri

Enggak bisa dipungkiri untuk mencapai sesuatu butuh biaya. Nah, kalau segala bujuk rayu orangtua tetap bilang tidak,pilihan terakhir yang melakukan dengan uang sendiri. Ini tentu ada resikonya. Kita harus lebih rajin nabung dan akan menguras energi kita.

 

Dan jangan lupa,setelah kita melakukan keinginan kita, kita harus tetap ngomong pada oran tua kita. Ceritakan dengan jujur  dan pakai penjelasan penuh logika kenapa, misalnya kita beli sendiri kamera mahal itu. Pasti orangtua akan lebih menghargai kita. Apalagi kalau kita bisa membuktikan ada hasil yang didapat dari membeli kamera mahal dengan uang sendiri.

 

(muti, foto: tvfanatic.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN