Tips Memperjuangkan Keinginan Kita Di Depan Orangtua (Bagian 1)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Kamis, 29 Mei 2014

Tips Memperjuangkan Keinginan Kita Di Depan Orangtua (Bagian 1)

Semakin bertambah usia, semakin banyak juga keinginan kita. Sayangnya di umur kita sekarang ini kita belum sepenuhnya dianggap dewasa. Kita tetap butuh bantuan dan persetujuan dari orangtua. Gini nih tips memperjuangkan keinginan kita di depan orangtua.

 

Daripada berantem tanpa ujung dan bikin makan hati,mungkin ini saatnya kita memperjuangankan keinginan kita. Dari hal-hal sepele seperti bisa melonggarkan jam pulang hingga hal besar seperti memilih  cita-cita dan jurusan kuliah.

 

Lakukan saat santai

Ketika ingin mengutarakan keinginan, kita peru lihat-lihat situasi. Saat orangtua baru pulang dan lelah atau sedang sibuk pastinya bukan saat yang tepat. Pilih waktu dimana mereka sedang santai seperti nonton atau di hari minggu. Kalau kita punya kebiasaan makan bersama-sama, boleh banget nih digunakan untuk mengutarakan keinginan kita. 

 

Siapkan kalimat yang baik

Saat mau ngomong dengan orangtua, dalam hati kita sudah siapkan dulu kalimat yang akan kita ucapkan. Usahakan efektif dan jangan kepanjangan. Siapkan juga alasan-alasan yang logis, jadi ketika ditanya orang tua kita bisa menjelaskannya dengan baik.

 

Oh'ya ketika orangtua bilang 'enggak' atau enggak boleh. Jangan langsung mundur.  Coba argumentasikan dan tanya ulang.  Gunakan intonasi yang manis dan jangan ngotot. 

 

Posisikan sebagai orangtua

Pasti ada alasannya orangtua melarang. Posisikan kita sebagai  orangtua biar kita bisa lebih berempati.  Misalnya, kita ingin pergi berlibur keluar kota sama teman-teman tapi orangtua enggak pernah mengijinkan kita menginap sama teman-teman. Untuk kasus ini, pasti orangtua khawatir akan keselamatan kita.

 

Nah, karena itu, kita harus memberikan jaminan dan penjelasan soal itu. Misalnya, kita berjanji akan memberikan itinerary dan nomor telepon tempat berlibur. Kita janji akan menelpon setiap malam.  Kita juga boleh minta tolong tante, om atau kerabat keluarga lain untuk mendapatkan dukungan moral. Hi-hi-hi.

 

Bernegosiasi

Kita bisa lho melakukan tawar menawar. Misalnya nih, kalau orangtua menginjikan kita berlibur sama teman-teman, kita akan berjanji melakukan sesuatu; nilai raport bagus, akan ganti menjemput adik kita atau menemani ortu pergi ke acara arisan keluarga yang membosankan. Semakin besar permintaan kita, barter yang kita tawarkan buat orangtua pun harus besar juga. Hi-hi-hi.

 

Lanjut baca dengan klik di sini.

 

(muti, foto: modernfamily.wikia.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN