Tips Fotografi: Belajar Memotret Makanan, Yuk! (Bagian 1)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Rabu, 2 Juli 2014

Tips Fotografi: Belajar Memotret Makanan, Yuk! (Bagian 1)

Girls, tertarik buat belajar fotografi makanan? Ada beberapa tips fotografi buat para pemula di sini, lho. Belajar fotografi makanan, yuk!

 

Blogger sekaligus fotografer makanan, Stanislaus Hans atau yang akrab dipanggil Hans, bagi-bagi tips soal fotografi makanan. Setiap mengunjungi tempat makan, Hans enggak bakal lupa buat mengabadikan keindahan makanan dan minuman yang ia santap. Yuk, langsung aja kita simak tips fotografi makanan buat pemula ala Hans.

 

(Baca juga: Tips Fotografi, Belajar Memotret Makanan, Yuk! Bagian 2)

 

Pakai kamera DSLR

Menurut Hans, jangan tanggung-tanggung kalau kita emang pengin menekuni dunia fotografi. Kita enggak perlu punya DSLR yang pro, DSLR yang beginner juga udah cukup membantu kita belajar. "Kalau ada media yang lebih bagus untuk belajar dengan perbandingan harga yang enggak begitu jauh dari compact camera, then buy a DSLR," ucap Hans.

 

Keuntungan memakai kamera DSLR

1. Sensor di kamera DSLR bisa menerjemahkan cahaya jadi kualitas gambar yang lebih bagus.

2. Bisa ganti lensa. "Kalau untuk fotografi makanan, aku biasanya pakai 50mm, 35mm, sama 85 mm," tuturnya,

3. Punya hasil DOF (Depth of Field) atau bahasa gaulnya menurut Hans, BBB (Blur-Blur Belakangnya) itu bakal lebih bagus dan enak dilihat.

 

(Baca juga: 10 Tips Sederhana Buat Fotografi Makanan)

 

Kalau foto dengan kamera biasa atau handphone

Kita bisa menyiasati dengan angle bird eye view yang lagi eksis dipakai di Instagram. Jadi, sudut pandang kamera diambil dari atas. Angle ini bisa nunjukkin ruang gambar yang lebih luas dari objek foto kita. Sisanya kita tetap bisa mengikuti tips berikut ini.

 

Lighting is everything

Untuk pemula, sebisa mungkin kita mendapat cahaya yang bagus saat foto. Cari angle di mana kita bisa mendapat banyak cahaya di situ. Hans juga bilang kalau kita pergi ke restoran yang agak gelap, kita enggak perlu jaim buat memindahkan makanan ke sudut tempat yang lebih banyak cahayanya. "Emang terlihat aneh, but... Beauty is pain, kalau kita minjam istilah itu. Selama enggak ganggu orang makan,ya enggak masalah," kata Hans.

 

(Baca juga: Aplikasi-Aplikasi Seru Untuk Dukung Hobi Fotografi)

 

Imajinasikan di kepala

Sebelum mengambil gambar, ada baiknya kita udah punya gambaran seperti apa hasil jepretan kita nanti. Kalau udah punya gambaran, pastinya akan lebih mudah merealisasikannya. "Memang agak susah dijelaskan, tapi biasanya kalau aku lagi makan di restoran, terus makanannya disajikan di meja, aku pasti bakal imajinasikan foto yang aku mau ambil kayak gimana, dari mana angle-nya. Nah, pastinya untuk bisa mencapai hal kayak gini, kita perlu latihan dan latihan," jelasnya.

 

(Baca juga: Lets Make Cool Profile Picture)

 

(nana, foto: somegif.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN