Tips Cara Mencegah Keputihan Dari Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Selasa, 16 September 2014

Tips Cara Mencegah Keputihan Dari Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Keputihan, meski tergolong normal, memang menimbulkan perasaan enggak nyaman di area vagina. Apalagi kalau keputihan tersebut termasuk yang enggak normal, seperti menimbulkan cairan yang berlebihan dan berbau. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari RS Royal Taruma Jakarta, dr Natalia Primadonna, SpKK, memaparkan beberapa tips cara mencegah keputihan dari dokter spesialis kulit dan kelamin, yang bisa kita lakukan:

 

(Baca juga: Dua Jenis Keputihan yang Cewek Harus Tahu)

 

Cairan pembersih vagina

Menggunakan cairan pembersih alias feminine wash (FW) boleh saja bila vagina dalam keadaan sehat. Asal, digunakan hanya di bagian luar agar bakteri tak masuk ke vagina. Sebagai catatan, pemakaian cairan pembersih vagina juga bisa mematikan bakteri "baik".

 

Padahal jika bakteri "baik" hilang, maka bakteri, jamur, dan parasit "jahat" akan mudah masuk ke dalam vagina. Lebih lanjut, konsumsi probiotik bisa dilakukan untuk mengembalikan bakteri baik.

 

Cairan pembersih semprot

Waspada jika suka menggunakan douche (pembersih vagina semprot). "Kalau ternyata cairan keputihan menumpuk di dalam vagina, cairan itu bisa naik masuk ke rahim karena disemprot dengan tekanan tinggi."

 

Pemakaian pantyliners

Penggunaan pantyliners  juga harus cermat. Jangan memakainya terlalu lama tanpa diganti. Saat kondisi vagina lembap, di situlah bakteri atau jamur berkembang biak dan masuk ke vagina.

 

(Baca juga: 10 Cara Mencegah Keputihan)

 

Ketika di toilet umum

Saat menggunakan toilet umum, air seni bisa saja menimpa air di kloset dan memantul kembali ke vagina. Padahal, bisa saja air di dalam kloset mengandung bakteri. Maka, penting dibiasakan untuk mengarahkan air seni pada dinding kloset, bukan pada air di lubangnya. "Gunakan air mengalir untuk membersihkan vagina, caranya pun mulai dari atas alias bagian klitoris."

 

perhatikan ketika buang air di lantai

Buang air kecil di keramik lantai juga harus diperhatikan. Pasalnya, bakteri bisa saja "ngendon " di lantai keramik tersebut, apalagi di tempat-tempat umum. Nah, air seni yang sudah mengandung bakteri bisa saja memercik ke atas dan masuk ke dalam vagina.

 

Lepaskan celana dalam di malam hari

Untuk mencegah masuknya bakteri, sebaiknya tanggalkan celana dalam pada malam hari untuk memusnahkan bakteri yang takut pada udara.

 

(Baca juga: Cara Hindari Keputihan yang Enggak Normal)

 

(hasto/tabloidnova.com, foto: ask.fm)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN