The Power of Forgiveness

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Jumat, 16 Agustus 2013

The Power of Forgiveness

Dalam kehidupan sehari-hari, kadang ada hal yang susah banget untuk dimaafin. Memang, sih, memaafkan itu enggak gampang, tapi sebaiknya kita belajar untuk mau meaafkan, karena memaafkan punya banyak sisi positif, lho.

 

Forgiveness is freedom

Ketika memaafkan, kita memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk melihat sesuatu dari sudut pandang baru. Setiap orang berbuat kesalahan dan dengan memaafkan berarti memberi kesempatan kepada orang lain untuk menyadari kesalahannya dan berubah menjadi lebih baik. Memaafkan juga memberi kita kesempatan untuk memulai hubungan baru dengan orang tersebut.

 

Masa depan bukan masa lalu

Hal paling penting dalam memaafkan adalah melepaskan kesalahan yang terjadi di masa lalu. Terus mengingatnya hanya akan menghambat kita untuk terus maju. Sebelum benar-benar bisa melupakan kesalahan tersebut, kita bisa mencoba dengan memaafkan dan membuat pikiran kita terbebas dari hal-hal yang menyakitkan.

 

Hanya menyakiti diri sendiri

Ketika menolak memaafkan, hal tersebut akan terus tinggal di pikiran dan lama kelamaan akan berubah menjadi dendam. Kita akan menghabiskan waktu dengan memikirkan skenario balas dendam yang bertujuan untuk menyakiti orang lain. Padahal sebenarnya kita menyakiti diri sendiri. Dendam hanya akan menghambat kebahagiaan kita.

 

Benar-benar ingin memaafkan

Ketika kita siap untuk memaafkan seseorang, itu berarti kita harus benar-benar memaafkannya dan melupakan kesalahan yang pernah dilakukan. Jika kita masih mengungkit kesalahan tersebut meskipun sudah lama berlalu, itu berarti kita masih belum bisa memaafkan. Memaafkan berarti melupakan kesalahan tersebut.


Marah itu alamiah

Sebagai manusia kita dibekali emosi sehingga munculnya perasaan marah dan kesal karena kesalahan orang lain merupakan hal yang wajar terjadi. Tapi bukan berarti ini menjadi alasan bagi kita untuk menyimpan amarah tersebut.

 

Sometimes the best person we can forgive is ourself

Memaafkan yang paling sulit dilakukan adalah memaafkan diri sendiri. Meski sudah memaafkan orang lain, kadang kita belum bisa menerima kenapa kita bisa melakukan sesuatu yang mengakibatkan orang lain menyakiti kita. Memaafkan diri sendiri merupakan bagian dari memaafkan sehingga kita wajib memaafkan diri sendiri setelah memaafkan orang lain agar bisa bahagia.

 

(iif. foto: mamashealth.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN