Sifat Pelit Mempengaruhi Kadar Stres?

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Rabu, 19 November 2014

Sifat Pelit Mempengaruhi Kadar Stres?

Gaya hidup hemat emang baik, apalagi buat kita-kita yang masih minta uang jajan dari orang tua. Tapi asal jangan berlebihan hemat sampai masuk kategori pelit. Studi terbaru menemukan sifat pelit ternyata mempengaruhi kadar stres.

 

(Baca juga: Menghadapi Orangtua Pelit)

 

Hasil penelitian di Australia

Hal itu terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh tim dari Queensland University of Technology (QUT) di Brisbane, Australia. Para responden dalam penelitian ini diukur respon fisiologisnya saat mereka menjalankan simulasi tawar-menawar finansial.

 

Mereka yang membuat penawaran relatif rendah mengalami lebih banyak stres dibandingkan yang membuat penawaran tinggi. Hasil penelitian ini sudah diterbitkan di jurnal PLOS ONE.

 

Peneliti mengukur detak jatung selama pertukaran itu. Pemain yang membuat penawaran rendah, juga yang menerima tawaran akhir rendah, didefinisikan studi itu 40 persen dari total jumlah atau kurang, mengalami peningkatan detak jantung. Peningkatan detak jantung ini mirip dengan kondisi seseorang yang stres.

 

(Baca juga: 3 Tipe Pacar Kurang Pengorbanan)

 

Karena perasaan bersalah

Menurut para peneliti, eksperimen ekonomi yang mengukur detak jantung ini merupakan yang pertama. Penelitian ini ingin mengukur stres mental ketika berhubungan dengan uang dan pembuatan keputusan. Namun peneliti juga menegaskan peserta yang kikir mungkin juga mengalami stres karena perasaan bersalah.

 

"Hal ini bisa dilihat sebagai bukti bahwa kita berempati dengan orang lain dan menempatkan diri di posisi orang lain dalam situasi seperti itu," kata Markus Schaffner, salah seorang peneliti dan manajer Queensland Behavioral Economics Gropu Laboratory for Economic Experiments di QUT.

 

Merasa enggak nyaman

"Hasil penelitian itu mengindikasikan kita punya punya perasaan negatif ketika memperlakukan orang lain dengan tidak adil. Misalnya, menawarkan di bawah 40 persen dari total nilai dalam permainan. Ada biaya emosi dan fisiologi dan kita merasa tak nyaman," imbuhnya.

 

Riset sebelumnya membuktikan tindakan amal justru meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, ketika berhubungan dengan hal berbau keuangan, nggak ada salahnya untuk bersikap murah hati.

 

(Baca juga: Macam-macam Stres yang Bisa Kita Alami)

 

(ega/hai-online.com, foto: bustle.com, tumblr.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN