Selamat Tinggal Badmood

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Senin, 18 Februari 2013

Selamat Tinggal Badmood

Yang namanya badmood memang suka datang enggak terduga. Sebelum merusak hari-hari kita, cari tahu apa penyebab dan cara menghalau si badmood. Menurut Psikolog Rena Latifa, M.Psi, mood adalah suasana hati yang menggambarkan perasaan seseorang pada situasi atau kondisi tertentu, seperti perasaan senang atau sedih.

 

Mood bisa muncul tanpa alasan atau sebab yang jelas, tapi yang pasti efeknya mampu mempengaruhi orang lain. Badmood sendiri adalah bagian dari mood yang menggambarkan suasana hati negatif, seperti marah, kecewa, atau sedih.


the origin of badmood

hormon

Sebagai cewek, hormon itu berpengaruh terhadap perasaan kita. Apalagi kalau lagi PMS, hormon endorfin, hormon yang memunculkan rasa senang, mengalami penurunan. Kita pun jadi sensitif dan gampang bete.

 

lingkungan

Suasana lingkungan yang enggak menyenangkan berpotensi bikin jadi badmood. Misalnya, dimarahi guru di depan kelas karena lupa mengerjakan tugas, kehilangan barang favorit, berantem sama pacar, atau tugas sekolah yang menumpuk.

 

kurang tidur atau kelelahan

Saat kita bangun di keesokan harinya, tubuh merasa belum siap karena waktu tidur yang kurang. Kita jadi lemas, kemampuan otak pun menurun, dan memicu munculnya perasaan negatif.

 

bisa bikin depresi!

Jadi enggak produktif. Badmood bikin kita malas melakukan aktivitas, maunya cuma melamun seharian di tempat tidur. Hi-hi-hi

 

Obesitas. Walau enggak semua mengalaminya, tapi kadang saat badmood kita suka mengonsumsi makanan secara berlebihan.

 

Teman dan gebetan menjauh. Kita jadi pasang muka jutek, marah ke orang lain tanpa sebab, dan mendadak pendiam. Enggak asyik buat diajak seseruan lagi, deh.

 

Kalau dialami terus-menerus, badmood bisa menimbulkan depresi. Kita jadi terjebak dalam kondisi yang bikin kita merasa seperti enggak berguna lagi. Kalau sudah depresi, banyak orang yang cenderung mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan masalah. It's a big no!

 

do what makes us happy

dengerin musik

Pasang headset, bikin playlist berisi lagu-lagu upbeat atau yang liriknya bikin semangat, lalu pasang volume maksimal. Dijamin badmood langsung hilang. Hi-hi-hi.           

 

stop worrying what others think

Terus berpikir positif, dan kurangi kebiasaan memikirkan pendapat orang lain. Seperti kata Demi Lovato, "Do what makes you happy, and don't care what others think."

 

cari kegiatan seru

Ikutan eskul seru sesuai hobi kita, makan ice cream bareng teman, atau kenalan sama cowok kelas sebelah.

 

curhat sama sahabat

Enggak usah malu buat cerita kegelisahan kita sama sahabat. Selain bisa meringankan beban, dengan curhat, kita bisa minta saran teman cara mengusir badmood.

 

ketawa bareng

Ajak adik, kakak, atau teman se-gank nonton film komedi di rumah seharian sambil makan popcorn. Pastinya mood bakal senang teruuus...

 

manjakan diri

Memanjakan diri itu perlu. Bisa dilakukan saat lagi badmood atau jadi agenda rutin. Pergi ke salon, creambath di rumah, bikin nail art sama sahabat, atau luluran.

 

olahraga

Rajin olahraga bikin peredaran darah dan oksigen pasti lancar. Otomatis badan jadi fit dan segar, semangat pun terpompa maksimal.

 

(ika/isma, special thanks to Rena Latifa, M.Psi, dosen fakultas Psikologi UIN Jakarta, foto: teens.webmd.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN