Segera Usir Pikiran Negatif!

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Sabtu, 9 November 2013

Segera Usir Pikiran Negatif!

Kalau dibiarkan, pikiran negatif yang menempel di kepala kita bisa bikin masa depan kita suram. Duh!

 

Menurut psikolog anak dan remaja, Vera Itabiliana K. Hadiwidjojo, Psi., masa remaja adalah masa di mana kita sangat memerhatikan dan memikirkan diri sendiri. Khususnya soal penampilan fisik, bakat dan prestasi di bidang akademis atau bidang lainnya. Karena itu pada masa ini kita sangat menganggap penting pendapat orang lain tentang kita sehingga akan langsung dan terus terpikirkan saat ada orang berpendapat negatif.

 

Terbentukanya pikiran atau self-image negatif ini enggak lepas dari pengaruh lingkungan. Jika berlangsung lama dan berulang-ulang ditambah lagi enggak mendapat dukungan positif dari teman atau keluarga, kita pun akan menganggapnya benar.

 

Pikiran atau self-image negatif ini bisa berakibat buruk kalau dibawa hingga dewasa. Soalnya akan menutupi potensi yang sebenarnya kita miliki, sehingga kita enggak bisa melihatnya. Ini membuat kita jadi remaja yang low achiever, yaitu remaja yang pencapaiannya enggak sesuai dengan kemampuan sebenarnya yang dia miliki. Ini juga bisa jadi beban berat yang membuat stres, enggak percaya diri dan akhirnya menarik diri jadi lingkungan. Jika sudah begitu, masa depan kita bisa jadi suram. Duh, lawan yuk!

 

Dig the positive side

Buat daftar kelebihan atau hal positif yang kita miliki. Usahakan menemukan hal positif baru setiap harinya. Tulis dan pajang di dinding kamar atau tempat yang mudah terlihat. Misalnya, "Hari ini saya membantu seorang nenek menyebrang jalan."

 

Positive self-talk

Saat pikiran negatif menyerang, alihkan dengan mengucapkan kalimat positif tentang diri kita. Atau lakukan setiap malam sebelum tidur. Misalnya "Aku mungkin enggak cantik tapi teman-teman bilang aku pintar dan menyenangkan." Ucapkan dengan tegas dan berulang-ulang hingga menempel di otak. Terus jangan menelan bulat-bulat omongan negatif tentang kita. Cek kembali kenyataannya dan coba perbaiki.

 

Seek for help

Saat merasa down, jangan menderita sendiri. Apalagi kalau berlangsung lama. Coba bicara pada orang tua, guru atau teman. Hang out bareng teman-teman juga bisa jadi obat instan yang ampuh, karena mereka bisa mengingatkan hal-hal positif yang kita memiliki sehingga merasa lebih baik.

 

(aisha, foto: sidereel.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN