Remaja Rentan Mengalami Depresi

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Minggu, 8 Juni 2014

Remaja Rentan Mengalami Depresi

Meski terkesan masalah berat, depresi benar-benar bisa terjadi pada remaja kayak kita. Penyebabnya bisa dimulai dari hal-hal kecil yang terus dipendam hingga akhirnya berujung pada hal negatif bagi diri kita. Duh, remaja memang rentan mengalami depresi, nih!

 

Depresi berujung self harming

"Aku melakukan self harming sejak kelas 8. Awalnya gara-gara tertekan banget enggak ngerti pelajaran basa Jepang walalu udah belajar keras. Karena aku enggak bisa, gurunya malah ngejauhin aku dan enggak ngasih dukungan. Terus orang tua aku pun selalu menganggap remeh aku karena nilaiku standar dan nuntut aku harus bisa dapat nilai tingi. Omongan mereka bikin aku jadi tambah down," tutur Natasha (17).

 

Natasha yang juga  merasa insecure karena enggak punya badan yang bagus, enggak terlalu pintar dan enggak punya banyak teman. Hal ini yang akhirnya bikin Natasha kecanduan melakukan berbagai self harm alias melukai diri sendiri selama lima tahun sampai sempat mencoba bunuh diri dengan memotong urat nadi.

 

Cerita Natasha tadi mungkin cuma satu dari sekian banyak cerita remaja seperti kita yang mengalami depresi hingga akhirnya berujung merugikan diri sendiri. Depresi  sendiri biasanya berawal dari hal-hal kecil yang bikin merasa stres dan sedih yang terus didiamkan dan dipendam.

 

Makanya, kita butuh curhat dengan orang lain atau mencari hobi baru supaya rasa stres atau tekanan yang kita pikul berkurang. Seperti halnya Natasha yang sudah menemukan teman-teman yang selalu mendukungnya dan ketertarikan baru sama sepak bola sehingga memacu dia hidup lebih positif. "Aku jadi merasa punya harapan. Mungkin belum sepenuhnya teratasi, tapi aku lagi terus mencoba dengan lebih menghargai diri sendiri," paparnya.

 

Remaja rentan depresi

Sebagai remaja, kita memang mudah tertekan bahkan mengalami depresi soalnya kondisi mental kita belum matang. Ditambah lagi kita sedang mengalami masa transisi secara, emosi, fisik dan sosial. Jadi ketika harus menghadapi tekanan atau berbagai tuntutan yang begitu berat dan kenyataan yang ada enggak sesuai dengan harapan, kita pasti gampang banget down.

 

Menurut hasil riset Institut Riset Anak-anak Murdoch di Australia, remaja cewek ternyata beresiko dua kali lipat mengalami depresi dibandingkan remaja cowok. Dari 2000 partisipan yang mengikuti riset tersebut, 54% cewek ngaku mengalami depresi saat remaja, sedangkan cowok cuma 29%.

 

Menurut Professor George Patton , salah satu peneliti yang terlibat, belum ada alasan pasti kenapa remaja cewek lebih beresiko mengalami depresi. Tapi dia menduga hal ini ada kaitannya dengan kondisi biologis kita sebagai cewek.

 

(aisha, foto: health.usnews)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN