Quiz Box: Kepribadian Kamu Dalam Mengelola Uang

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Selasa, 25 November 2014

Quiz Box: Kepribadian Kamu Dalam Mengelola Uang

Gimana ya kepribadian kamu dalam mengelola uang? Cek lewat quiz box ini, yuk.

 

(Baca juga: 4 Alasan Sahabat Enggan Bayar Hutang)

 

1. Hal pertama yang ada di benak kita ketika mendengarkan kata uang:

a. Hal yang membuat kita senang.

b. Sesuatu yang harus diatur.

c. Sesuatu yang harus disimpan baik-baik.

d. Sumber dana belanja.

 

2. Tiba-tiba di depan kita ada uang Rp 100.000. Hal pertama yang dilakukan adalah:

a. Beliin hadiah buat teman dan keluarga.

b. Ambil, simpan di dompet, terus lupa kalau kita baru saja dapat uang.

c. Ditabung dong, he-he.

d. Langsung beli apa yang pertama kali terlintas di pikiran.

 

3. Apa sih tujuan utama kita saat mengatur keuangan?

a. Punya uang banyak karena bisa melakukan banyak hal.

b. Duh, apa ya?

c. Menabung sebanyak-banyaknya jadi nanti enggak perlu khawatir, deh.

d. Bisa membeli apa saja yang aku mau. Oh, bisa pergi liburan juga.

 

4. Yang ada di benak kita ketika mendengar kata menabung:

a. Saving comes naturally to me.

b. Oke, aku seharusnya menabung. Tapi gimana caranya?

c. Aku suka menabung. Malah, suka kepikiran gimana caranya bisa menabung lebih banyak lagi?

d. Menabung adalah hal paling sulit untuk kulakukan.

 

5. Lagi pengin membeli sesuatu, tapi enggak ada dalam daftar belanjaan. Sikap kita?

a. Beli aja. Kebetulan uangnya ada.

b. Menghabiskan waktu satu jam atau lebih untuk memilih antara membelinya atau tidak.

c. Masukin ke daftar belanjaan bulan besok aja.

d. Masa bodoh dengan daftar belanjaan. Pokoknya harus beli barang itu.

 

6. Horeee... kita menang undian. Reaksi pertama kita adalah:

a. Yeaiii... Punya banyak uang. Happy for me.

b. I need someone to help me. Aku enggak bisa mengaturnya sendiri.

c. Tabungan bertambah, masa depan aman.

d. Enaknya dipakai untuk beli baju atau liburan ya?

 

7. Ketika berada dalam keadaan 'financial emergency', sikap kita

a. Aku cek tabunganku dulu, deh. Mudah-mudahan ada isinya.

b. Oh my God. I don't know what to do.

c. Tenang. Aku kan punya tabungan khusus untuk saat-saat darurat ini.

d. Kayaknya sih uang di tabunganku cukup. Tapi aku enggak yakin.

 

(Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berbelanja dengan Sahabat)

 

Jawaban

Kebanyakan A: Amasser

Tipe ini menunjukkan kalau hal yang membuat kita bahagia adalah saat memiliki uang banyak. Dengan begitu, ada banyak hal yang bisa dilakukan, seperti menabung, belanja, liburan, traktir teman-teman, atau mencoba investasi. Kekurangan tipe ini adalah kita suka bingung atau drop saat enggak punya uang. Padahal, enggak selamanya kebahagiaan diatur oleh uang, kan, girls?

 

Kebanyakan B: Avoider

Jika kesulitan menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, maka kita termasuk tipe avoider. Kita suka bingung ada berapa banyak uang yang dimiliki, berapa banyak utang kita, dan apa saja yang sudah dibeli. Saking bingungnya, kita suka kaget saat ada yang menagih utang atau tiba-tiba uang di dompet sudah habis. Wah, tandanya kita harus memperbaiki cara mengatur keuangan, nih. Bisa dimulai dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran.

 

Kebanyakan C: Hoarder

Si gila menabung. Setiap kali mendapat uang, hal pertama yang dipikirkan adalah seberapa banyak yang bisa ditabung. Tipe ini juga rajin memeriksa tabungannya. Saking rajinnya menabung, tipe ini suka keberatan saat harus membelanjakan uang, baik untuk dirinya sendiri atau orang lain. Dia sering terlihat enggak punya uang, karena semuanya ditabung. Menabung sih bagus, tapi enggak semua uang harus masuk rekening. Kita harus menyediakan uang untuk hal lain seperti biaya sehari-hari atau biaya hangout. Yang penting adalah seimbang.

 

Kebanyakan D: Spender

Si boros alias paling suka membelanjakan uangnya. Setiap dapat uang, selalu dibelanjakan, bahkan untuk hal enggak penting. Enggak heran jika suka kehabisan uang sebelum waktunya. Untuk tipe spender, sebaiknya mulai membuat prioritas mana yang dibeli dan mana yang enggak seharusnya dibeli. Kita juga harus tahu apakah barang yang dibeli itu benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar pengin. Jadi, enggak terlalu boros lagi, deh.

 

(Baca juga: Tips Hadapi Teman yang Perhitungan)

 

(iif, foto: rebloggy.com, hollywood.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN