Penyakit Gangguan Belajar, ADHD

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Jumat, 26 April 2013

Penyakit Gangguan Belajar, ADHD

Di kehidupan nyata, enggak sedikit teman kita yang mengalami penyakit gangguan belajar. Penyakit kesulitan belajar itu bukan cuma dyslexia saja, tapi ada banyak. Again, penyakit-penyakit ini sama sekali bukan cap mati bahwa mereka bakal jadi failure.

 

Biar kita bisa memahami dan menjadi teman mereka, kita memang mesti ngerti dulu karakteristik mereka. Like they said, kalau enggak kenal, mana mungkin bisa sayag.

 

Salah satunya adalah ADHD alias Attention Deficit and Hyperactivity Disorder. Penyakit ini memiliki ciri-ciri seperti:

 

Mudah hilang fokus

Baru dengerin penjelasan guru sepuluh menit saja, dia langsung enggak betah dan mulai bikin origami atau gambar-gambar di buku catatannya.

 

Enggak bisa diam

Energinya kayak enggak pernah ada habisnya. Kita semua sudah capek habis olahraga, ehhh dia masih bisa saja bulak-balik keliling kelas.

 

Sulit menyelesaikan tugas

Dia enggak peduli dengan hal-hal yang bersifat rutinitas. Makanya tugas sekolah dia enggak pernah ada yang beres.

 

Pelupa

Karena enggak fokus, dia jadi pelupa, dan sering banget kehilangan barang.

 

How to be their friend

Teman kita ini memang selalu kelihatan sibuk, enggak fokus, dan cuek bebek. Gengges, bahkan kadang kelihatan bandel, tapi sebenarnya enggak, kok. Biarpun terlihat enggak pedulian, sebenarnya penderita ADHD sama sekali enggak punya masalah untuk berempati dengan orang lain.

 

Jadi sebenarnya gampang berteman dengan mereka, asal kita sabar dan enggak sensi berlebihan saja. Misal, kalau pas kita curhat tiba-tiba dia teralihkan sama hal lain, ya kita enggak boleh marah. Kita juga bisa membantu dengan cara mengingatkan mereka supaya enggak lupa atau ketinggalan sesuatu.

 

(naomi, foto: anh-usa.org)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN