Panduan Membuat Esai Beasiswa (Bagian 1)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Jumat, 25 April 2014

Panduan Membuat Esai Beasiswa (Bagian 1)

Saat mendaftar untuk beasiswa, esai jadi hal yang diperhatikan sekaligus penentu kita untuk diterima atau enggak. Makanya, penting banget untuk bikin esai yang tepat. Ini dia panduannya!

 

Pahami apa yang diminta

Sebelum mulai mencari ide dan menulis kita wajib paham dulu apa yang diminta oleh si pemberi beasiswa. Baca dengan cermat dan pahami petunjuk esai yang diberikan. Termasuk panjang esai dan aturan penulisan lainnya.

 

Ide menarik dan kerangka tulisan

Cari berbagai contoh esai yang sukes di internet untuk mendapatkan inspirasi ide. Tapi jangan dijadikan bahan untuk plagiat. Buat sesuatu yang menarik dan asli cerita sendiri. Setelah itu jabarkan garis besar esai dalam kerangka tulisan. Garis besar ini harus bisa menjawab pertanyaan yang ingin diketahui oleh pemberi beasiswa.

 

Isi esai

Umumnya pemberi beasiswa meminta hal yang sama untuk dijelaskan dalam esai. Karena itu paparkan hal-hal di bawah ini dengan jelas. Jangan sampai menimbulkan pertanyaan lagi dari pembacanya.

 

1.    Ceritakan latar belakang pribadi kita. Apa dan siapa yang menjadi motivasi dan inspirasi buat kita. Bagaimana kepribadian kita, apa yang kita sering kerjakan.

 

2.    Hubungkan cerita latar belakang kita dengan bidang kuliah yang pengin kita tekuni dan cita-cita kita. Ceritakan kalau kita memiliki passion yang sangat besar dalam bidang yang pengin kita tekuni ini, sehingga jadi alasan dan motivasi kita untuk berkuliah di sana.

 

 

3.    Sebutkan tujuan hidup atau cita-cita kita baik secara akademis atau pun pekerjaan impian kita. Termasuk apa yang telah kita capai dan yang pengin kita capai dalam waktu lima atau sepuluh tahun ke depan. Jelaskan alasan dan keinginan kita buat benar-benar berusaha untuk mencapainya.

 

4.    Bisa juga menambahkan prestasi yang pernah kita capai. Tuliskan dengan percaya diri tapi jangan berlebihan. Jangan menuliskan kalimat yang terlalu memuji diri sendiri hingga jadi terkesan sombong.

 

Cerita yang kita tuliskan enggak harus luar biasa, yang penting jujur. Jadilah diri sendiri. Jangan mengarang atau menceritakan secara berlebihan seperti drama. Apalagi mencari simpati dengan menceritakan hal-hal yang telalu menyedihkan.

 

Penting juga agar semua semua poin yang kita paparkan itu saling terkait dan mendukung. Intinya esai tersebut harus bisa membuat pemberi besiswa jadi tahu karakter dan tujuan kita, sehingga mereka paham kenapa kita harus dan layak kuliah di sana.

 

Baca lanjutannya dengan klik di sini.

 

(aisha, foto: letscolour.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN