Menghadapi Teman yang Suka Ngomongin Di Belakang

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Kamis, 1 Agustus 2013

Menghadapi Teman yang Suka Ngomongin Di Belakang

Gimana perasaan kita kalau tahu teman kita yang paling dekat ternyata ngomongin kita di belakang? Pasti sebel banget orang terdekat kita sebarin rahasia kita, bikin gosip yang jelas-jelas salah, atau menjelek-jelekan kita ke orang lain. Rasa kesal dan marah otomatis ada, dong. Mau langsung ngelabrak dia bukan ide bagus. Because making a dramatic scene is a big no-no. Hi-hi-hi. Mendingan kita lihat dulu tips berikut supaya bisa menyikapi teman backstabber dengan baik.

 

Jangan langsung ambil kesimpulan

Sebelum kita marah-marah enggak keruan, ada baiknya kita perhatikan seluruh cerita dengan seksama. Kita enggak bisa langsung menuduh teman kita menyebarkan berita buruk tentang kita kalau memang belum ada buktinya. Tetap tenang, lalu telusuri bagaimana asal cerita tersebut. Bisa aja teman kamu salah mengambil kesimpulan atau salah mengerti konteks ceritanya.

 

Bisa dipercaya atau enggak

Dari mana kita dengar soal kabar teman ngomongin kita itu? Pastikan apa orang itu bisa kita percaya? Jangan-jangan dia salah satu orang yang emang "drama queen", yang suka melebih-lebihkan cerita dan pengin kita jauh dari teman kita. Pokoknya kumpulkan dulu info sebanyak-banyaknya sebelum menyimpulkan.

 

Jangan ngomongin di belakang juga

Ada saatnya ketika tahu kita diomongin di belakang oleh teman kita, kita langsung pengin membalas perbuatan mereka. Salah satu caranya dengan ngomongin teman di belakang mereka juga. Haduuuh, itu sih sama aja bikin diri kita sama buruknya dong. Lebih baik jangan deh, girls, karena selain ngomongin orang itu enggak baik, kita kan belum tahu cerita sebenarnya. Kalau ternyata teman kita enggak terbukti salah, ceritanya malah kita lho yang jadi backstabber. Hiii....enggak mau!

 

Jadi lebih dewasa

Langsung marah-marah dan ngelabrak teman kita? It's not cool. Sebagai cewek yang smart dan fun, lebih baik kita sikapi dengan lebih dewasa. Dengan bertanya baik-baik "Kenapa sih kamu ngomong begini-begitu di belakang aku?" akan mengasilkan penyelesaian yang berbeda. Kita bisa berpikir lebih tenang setelah mendengar pernyataan jelas dari teman kita dan bersikap lebih bijak.

 

Temui teman secara langsung

Jangan Cuma denger-denger cerita dari yang lain aja, lalu langsung menyimpulkan cerita. Temui teman kamu secara langsung dan tanyakan kebenarannya. Tapi enggak pakai marah-marah ya. Keep calm and stay wise. Temui secara empat mata aja, jangan ada pihak lain supaya kalian enggak saling terpengaruh. Bisa dibicarakan lewat telepon, tapi ada baiknya langsung tatap mata supaya kita benar-benar melihat gaya tubuhnya, apakah dia jujur atau tidak.

 

Make a decision

Ada kalanya kita harus membuat keputusan akhir. Kalau teman kita enggak terbukti ngomongin kita di belakang, kita bisa santai balik temenan seperti biasanya. Tapi kalau terbukti? Itu semua jadi keputusan kita mau tetap jalan bareng atau temenan sampai di sini aja. Bukan berarti kita enggak memaafkan, tapi kalau hal serupa terjadi lagi dan rahasia kita tersebar lagi, pasti yang ada kita sakit hati terus. So, you better make your own decision, girls.

 

(audrey, foto: smallbusiness.chron.com)

 

author :

Wita Adelina

Reporter Kawanku Magazine

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN