Mengenal jenis-jenis puting payudara

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Rabu, 11 Juni 2014

Mengenal jenis-jenis puting payudara

Selain payurada yang memiliki beragam jenis atau bentuk, sebagai cewek, kita juga harus mengenal jenis-jenis puting payudara. Soalnya ternyata seenggaknya ada enam jenis puting yang berbeda. Apa saja? Yuk, simak!

 

(Baca juga: 5 hal aneh yang terjadi dengan tubuh kita saat pubertas)

 

Normal

Bentuknya normal, enggak terlalu besar atau kecil dan menonjol beberapa mili dari areola (daerah melingkar berawarna cokelat pada ujung payudara). Puting yang normal akan membesar atau lebih menonjol kalau mendapa rangsangan atau terjadi perubahan suhu.

 

Datar

Mirip namanya, puting yang satu ini enggak menonjol alias rata atau menyatu dengan areola. Puting ini baru akan menonjol kalau mendapat rangsangan atau perubahan suhu, tapi enggak akan semenonjol puting yang normal.

 

Bengkak

Jenis puting payudara bengkak ini agak mirip dengan puting datar, yaitu cenderung menyatu dengan areola alias enggak menonjol sendiri. Tapi, pada puting benggak, areolanya lebih menonjol atau besar.

 

Terbalik

Puting terbalik ini bentuk masuk ke dalam, seperti lesung atau melipat ke arah dalam areola. biasanya mulai bisa terjadi saat masa pubertas atau masa remaja seperti kita sekarang. Soalnya puting tebalik ini disebabkan oleh saluran laktiferus, yaitu salah satu saluran kecil yang mengalirkan air susu dari lobus (tempat prduksi) kelenjar susu ke sinus laktiferus (tempat penyimpanan), yang enggak bisa menegang dengan sempurna saat masa pubertas.

 

(Baca juga: 6 fakta tentang payudara cowok)

 

Hal ini sebenarnya normal terjadi, tapi enggak ada salahnya kita memberi tahu ibu soal ini. Merawat puting yang terbalik ini bisa dilakukan dengan rajin memijatnya secara lebut searah jarum jam kemudian mengangkatnya ke atas dengan menggunakan air hangat. Puting terbalik ini terdiri dari tiga tingkatan, yaitu:

 

Tingkat 1: bisa keluar karena ada perubahan suhu atau rangsangan. Bisa dibuat menonjol melalui remasan ringan oleh jari di sekitar areola.

Tingkat 2: bisa tetap ditarik keluar walau enggak gampang. Caranya dengan ditarik dari areola setelah memberikan tekanan pada areola lalu melepaskannya. Puting jenis ini juga bisa jadi normal saat menyusui.

Tingkat 3: Sudah enggak bisa ditarik dengan menggunakan tangan atau bantuan rangsangan lainnya sehigga harus melalui operasi.

 

Ada juga kasus di mana puting terbalik ini cuma terjadi pada satu payudara saja atau biasa disebut unilateral.

 

Puting berambut

Beberapa cewek juga ada yang memiliki puting yang memiliki rambut di sekitarnya atau di area yang disebut ebagai areola. Enggak usah khawatir, rambut ini bisa kita hilangkan dengan mengguntingnya secara hati-hati. Tapi rambut ini juga enggak akan menimbulkan masalah kalau dibiarkan begitu saja. Yang penting, jangan mencoba untuk mencabutnya menggunakan pinset karena bisa menyebabkan infeksi atau menyebabkan rambutnya jadi tumbuh ke arah dalam.

 

Nah, sekarang sudah mengenal jenis-jenis puting payudara dengan lebih baik dong. Jadi, mulai sekarang rawat daerah pribadi kita ini dengan lebih hati-hati ya. Termasuk dengan memakai bra yang tepat. Cups!

 

(Baca juga: 5 mitos seputar payudara)

 

(aisha, foto: m.inmagine.com, zzinsider.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN