Memperkirakan Cuaca Buruk Dari Bentuk Awan

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Minggu, 28 Desember 2014

Memperkirakan Cuaca Buruk Dari Bentuk Awan

Kita bisa lho, memperkirakan cuaca buruk dari bentuk awan. Dengan Memperhatikan gerakkan dan bentuk awan bisa menjadi salah satu cara untuk memperkirakan ada atau tidaknya cuaca buruk, hujan, atau fenomena lain.

 

(Baca juga: 6 kasus pesawat hilang secara misterius dalam sejarah)

 

Awan cumulonimbus

Awan cumulonimbus tumbuh dipagi hari dan berkembang pada siang hari mempunyai peluang akan terjadi cuaca buruk.

 

Apabila terdapat gerakan awan yang berbeda-beda (misal lapisan yang satu bergerak ke barat dan lapisan yang lain bergerak ke utara bertanda cuaca buruk akan terjadi).

 

Awan mammatus

Awan mammatus terbentuk dari udara yang tertahan pada suatu lapisan. Dapat terbentuk akibat adanya awan yang menimbulkan cuaca buruk dan thunderstorm yang tidak begitu hebat atau tipe awan yang lain.

 

(Baca juga: Berbagai awan indah yang tidak terduga)

 

Awan cirrus

Apabila terdapat awan cirrus berbentuk pita panjang, bertanda dalam 36 jam mendatang akan terjadi cuaca buruk.

 

Awan altocumulus

Awan altocumulus, yang seperti sisik makarel, juga berarti cuaca buruk dalam 36 jam mendatang.

 

(Baca juga: Fenomena cuaca paling misterius di dunia)

 

Awan towering


Apabila terdapat jenis awan towering menandakan akan terjadi hujan keesokan harinya bahkan 3 jam kedapan akan terjadi hujan lebat tiba-tiba.

 

Awan nimbostratus

Jenis awan ini terlihat gelap dan rendah, bergelantungan berat di udara, ini berarti hujan akan cepat turun. Apabila terdapat awan menutupi sebagian langit dimalam hari musim dingin berarti udara terasa panas atau lebih hangat, karena awan mencegah radiasi panas yang akan menurunkan suhu pada malam yang cerah.

 

(Baca juga: Cuaca buruk yang mempengaruhi penerbangan pesawat)

 

(sumber: bmkg.go.id, foto: epod.usra.edu, weather.gov.hk, photo.accuweather.com)

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN