Kenapa Kita Enggak Boleh Makan terburu-Buru

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Rabu, 17 September 2014

Kenapa Kita Enggak Boleh Makan terburu-Buru

Kamu terbiasa makan terburu-buru? Cepet sih. Tapi peneliti bilang, kita enggak boleh makan terburu-buru. Kenapa yah?

 

(Baca juga: Kalau Kamu Pengin Makan Sesuatu, Artinya...)

 

Enggak terekam otak

Saat kita makan secara cepat, ternyata makanan yang masuk enggak tercatat oleh otak. Ini karena rasa kenyang baru akan sampai ke otak sekitar 20 menit usai makanan dikonsumsi. Sehingga saat makan dengan terburu-buru, tubuh akan tetap merasa belum kenyang meski sudah mengonsumsi cukup kalori.

 

Karena enggak kunjung merasa kenyang itulah, makanan pun akan terus dimasukkan. Pada akhirnya, kuantitas makanan akan melebihi kebutuhan sehingga usaha menurunkan berat badan menjadi sia-sia. Dengan kata lain, semakin pelan kita makan dan menikmati makanan, semakin bagus pula makanan dicerna oleh tubuh.

 

(Baca juga: Makan Sayur dan Buah Lebih Efektif dari Olahraga)

 

 

Kebiasaan makan terburu-buru

Agar kebiasaan makan terburu-buru hilang, cobalah untuk makan secara pelan. Dengan cara ini, kita akan lebih peka terhadap jenis makanan yang masuk ke dalam mulut dan perut, juga lebih peka terhadap rasa kenyang. Artinya, kita bisa menentukan berapa jumlah makanan yang tepat untuk dikonsumsi.

 

Selain tahu jumlah makanan yang tepat, makan secara lebih pelan pun membuat kelezatan makanan lebih dinikmati. Lebih lanjut, kebiasaan ini pun menghindarkan diri dari gangguan lambung seperti lambung terasa penuh (begah) atau terus-terusan bersendawa.

 

(Baca juga: Makanan Sehat Buat Cewek)

 

(hasto/tabloidnova.com, foto: tumblr.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN