Diet Trend: Food Combining

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Kamis, 24 Januari 2013

Diet Trend: Food Combining

Girls, sekarang ini banyak banget lho konsep makan sehat yang bisa bikin badan kita lebih sehat dan berat badan kita pun berkurang. Salah satunya adalah food combining.


for weight and health

Food combining adalah salah satu konsep diet yang diperkenalkan oleh Dr. William Howard Hay dari Amerika Serikat. Awalnya diet ala food combining dilakukan oleh Dr. Hay untuk mengurangi berat badannya sendiri. Namun penelitian lebih lanjut menemukan kalau penerapan food combining dengan benar bisa membebaskan kita dari penyakit-penyakit berat seperti darah tinggi, ginjal kronis, dan pembengkakan jantung.

 

Konsep food combining sendiri mengacu pada fakta kalau setiap kelompok makanan memiliki waktu cerna tersendiri. Karena kalau kita terbiasa mengkonsumsi satu kelompok makanan maka penyerapan nutrisinya bisa jauh lebih efektif dan memudahkan pencernaan.

 

food group

Diet food combining tidak menyarankan orang-orang untuk menyantap nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah sekaligus dalam 1 jam makan. Karena setiap kelompok makanan yang akan dicerna memerlukan enzim cerna yang berbeda-beda. Beberapa kelompok makanan memerlukan zat asam sedangkan lainnya membutuhkan zat alkali. Dan ketika makanan yang tidak satu kelompok dikonsumsi bersamaan, alkali dan asam bertemu sehingga menetralisir satu sama lain dan akhirnya menghambat pencernaan.

 

Dr. Stanley Bass merekomendasikan agar mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air (air, buah-buahan, dll) terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi jenis makanan yang lebih sedikit mengandung air.

 

Let's Combine

Kalau mau mencoba diet food combining kita bisa mencoba beberapa kombinasi sederhana yang sudah di anjurkan para ahli.

 

Pertama, makan buah dua jam sebelum makan besar. Buah adalah kelompok makanan paling mudah dicerna oleh tubuh. Coba deh, konsumsi buah sebelum makan agar bisa meringankan kerja lambung saat mencerna makanan.

 

Kedua, tidak menggabung buah Melon. Saat mengkonsumsi buah-buahan coba untuk tidak menggabungkan buah-buahan yang kaya mineral seperti melon atau semangka dengan buah lainnya seperti pisang atau pepaya. Karena membutuhkan zat yang berbeda ketika menghancurkan kedua jenis buah ini di dalam lambung dan menggabungkannya bisa memberatkan proses pencernaan.

 

Ketiga, makan daging dan nasi bergantian. Hindari konsumsi protein seperti daging, ikan, ataupun ayam bersamaan dengan karbohidrat seperti kentang, roti, atau nasi. Karena sistem pencernaan kita, butuh 2-3 jam mencerna protein. Peneliti mengatakan butuh 10 jam untuk mencerna gabungan makanan tersebut. Solusinya saat makan kita habiskan daging dahulu baru nasi atau kentang. Dengan begitu pencernaan kita bekerja lebih mudah.

 

Keempat, say goodbye to sweet dessert. Makan camilan gula seperti kue atau roti setelah makan akan membuat proses pencernaan jadi lebih berat. Solusinya, jangan makan kue atau camilan manis lainnya setelah makan malam. Kalau ingin makan camilan coba saat sedang santai dan jadikan sebagai snack.

 

Karena konsep utama food combining adalah meringankan proses pencernaan, jadi wajib banget untuk mengunyah makanan kita hingga benar-benar lumat dan hancur sebelum ditelan. So, selamat mencoba diet ini ya girls!

 

(gita, foto: frugivoremag.com, dailymail.co.uk)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN