Biaya Kuliah di 5 Negara Ini Bisa Lebih Murah Daripada Universitas Swasta Indonesia, Lho!

Published by : Natasha Erika Posted on : Jumat, 11 Desember 2015

Biaya Kuliah di 5 Negara Ini Bisa Lebih Murah Daripada Universitas Swasta Indonesia, Lho!

Jalan kita untuk mengikuti pendidikan tinggi belum putus, masih akan dan selalu ada celah buat kita bisa lanjut terus. Begitu juga dengan impian untuk kuliah di luar negeri. Umumnya, salah satu hal yang membatasi kita untuk kuliah di luar negeri adalah biaya. Padahal, ada 5 negara yang punya biaya kuliah lebih murah daripada universitas swasta Indonesia.

 

University Herald bersama salah satu grup perbankan terbesar di dunia, yakni HSBC, pernah merilis survei berisi daftar negara mana aja yang punya biaya kuliah termurah dan yang termahal. Tapi, untuk survei kali ini, Herald menganalisis data publik dan menghitung rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional per tahunnya.

 

Jadi, negara mana aja yang biaya kuliahnya bisa lebih murah? Yuk, kita simak biaya kuliah di 5 negara ini bisa lebih murah daripada Universitas Swasta Indonesia.

 

Baca juga: 5 Jurusan Kuliah Buat Yang Hobi Travelling Dan Universitas Pilihannya

 

1. Jerman

(foto: faregeek.com)

Menurut survei yang dilakukan oleh HSBC, Jerman menjadi negara yang memiliki biaya kuliah paling terjangkau. HSBC menyebutkan, rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Jerman sebesar US$ 635 per tahun, atau sekitar Rp 8,9 juta (harga dollar per 11/12/2015). Tapi, ada pertimbangan lain, yaitu rata-rata biaya hidup di negara ini terhitung besar, bisa mencapai US$ 5.650 per tahunnya, atau sekitar Rp 79 juta. Kecuali kalau kita pinter berhemat, atau menyiasati uang sedemikian rupa.

 

2. Spanyol

(foto: two-rays-of-sunshine-tumblr.com)

Setelah Jerman, Spanyol menjadi negara yang juga termasuk terjangkau kalau kita mau kuliah di sini. Pasalnya, rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Spanyol adalah sebesar US$ 1.002 per tahunnya, atau sekitar Rp 14 juta-an (harga dollar Amerika per 11/12/2015).

 

Dan rata-rata biaya hidup di negara ini sebesar US$ 6.004 per tahunnya. Hmm lumayan sih. Eits, tapi tujuannya ke Spanyol kan kuliah, yang namanya gaya hidup pasti bisa aja disiasati.


3. Taiwan

(foto: 2014icm-nao.math.ntnu.edu.tw)

Dari Benua Asia, terdapat negara Taiwan. Yap, kuliah di negara berkembang ini bikin kantong kita aman. Pasalnya udah lebih dari 10 tahun Taiwan terus menginginkan mahasiswa internasional agar bisa kuliah di negara tersebut yang masuk dari berbagai jalur beasiswa maupun biaya mandiri. Terbukti, pada 5 tahun terakhir perkembangan mahasiswa internasional di negara tersebut bertumbuh pesat. Setidaknya, saat ini, jumlah mahasiswa internasional di Taiwan berada di kisaran lebih dari 40 ribu orang, sebagian besar mengambil pendidikan bahasa Mandarin (baik gelar ataupun non gelar), dan sisanya di jurusan lain.

 

Beberapa Universitas di Taiwan malah enggak memungut biaya untuk mahasiswanya alias GRATIS. Bahkan University of Taipei misalnya menawarkan gratis uang kuliah untuk mahasiswa jenjang S2. Pantes aja kalau di Taiwan ada sekitar 2 ribu mahasiswa dari Indonesia. Beasiswa yang ditawarkan tersebut bisa berupa pelatihan bahasa Mandarin, proyek riset, bahkan kelas internasional S1 sampai S3 dalam bahasa Inggris! Wih!

 

Ini rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Taiwan yaitu sebesar US$ 3.270 per tahunnya atau sekitar Rp 46 juta (harga dollar per 11/12/2015). Adapun untuk rata-rata biaya hidup di negara ini sebesar US$ 4.987 atau sekitar Rp 70 juta per tahunnya.

 

Baca juga: Selain Ekonomi, Ini 5 Jurusan Kuliah Anak IPS Yang Menjamin Masa Depan

 

4. Tiongkok

(foto: tourschina.com)

Masih dari Benua Asia, terdapat negara Tiongkok yang punya biaya kuliah lebih murah disbanding Universitas Swasta di Indonesia. Rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Tiongkok sebesar US$ 3.983 atau sekitar Rp 56 juta (harga dollar per 11/12/2015) untuk per tahunnya.

 

Adapun rata-rata biaya hidup di negara ini sebesar US$ 4.783 atau sekitar Rp 67 juta per tahun. Menurut Putri Dina yang udah kuliah 5 tahun di Tsinghua University, Master of International Development, enggak ada perbedaan mencolok soal biaya hidup di sana.

 

"Menurut aku antara China dan Indonesia tidak jauh berbeda, malah mungkin jatuhnya bisa lebih murah. Apalagi untuk mahasiswa yang tinggalnya masih on campus. Kalau begitu semuanya sudah dikoordinasi atau diatur dari kampus. Jadi misalnya mau makan atau kebutuhan lain itu semuanya udah ada di kampus. Bahkan untuk kafetarianya, kita cuma menggunakan kartu, dan jatuhnya juga lebih murah daripada harus makan di luar kampus. Makan di lingkungan kampus itu memang murah banget, sekali makan itu kalau aku dulu sekitar 7 sampai 10 ribu rupiah," ucapnya.

 

5. Rusia

(foto: sploid.gizmodo.com)

Terakhir, adalah Rusia. Rata-rata biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Rusia sebesar US$ 3.131 atau sekitar Rp 44 juta (harga dollar per 11//12/2015) per tahunnya. Meski kelihatannya besar, biaya studi ini kalau dibandingkan dengan biaya studi Indonesia, maka yang akan lebih terjangkau adalah Rusia. Seperti bisa kita lihat di tabel di bawah ini! Oh ya, sekalian rata-rata biaya hidup di negara ini sebesar US$ 6.310 atau Rp 88 juta per tahunnya.

 

Baca juga: 11 Jurusan Kuliah Yang Lulusannya Paling Dicari Perusahaan Pada 2016

 

(sumber: sobri/hai-online.com, foto: j-14.com)             

 

 

author :

Natasha Erika

Cewek penggemar yoga ini, walau suka banget dengerin lagu-lagu The Beatles, sebenarnya juga seorang Swifty dan Directioner, lho. Hidup Tay-Tay Niall Liam Harry dan Louis! Oh iya, waktu SMA suka banget sama pelajaran sejarah! Ada yang suka juga?

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN