Berantem sama Mama? Jangan Sampai Kayak Gini Ya…

Published by : Marti Posted on : Senin, 11 November 2013

Berantem sama mama jangan sampai kayak gini ya

Sebagai anak cewek, enggak jarang kita berselisih paham sama mama kita. Banyak banget kadang hal sepele yang dipermasalahkan, soal sekolah, fashion, pendapat pribadi soal cowok, atau apa pun. Kalau berantem udah enggak terhindarkan, ada hal-hal yang tetap kita harus hindari nih, girls. Langsung cek yuk apa saja yang enggak boleh kita lakukan...

 

Jangan teriak-teriak

Kalau lagi berantem sama mama, hindari teriak-teriak. Kita bukan anak balita lagi yang marah-marah enggak keruan kalau lagi emosi. Selain enggak sopan teriak ke orang tua, ini semakin membuktikan kalau kita enggak cukup dewasa untuk punya pendapat sendiri.

 

No crying

Sekesal apa pun, usahakan untuk enggak menangis. Kalau kita pikir dengan menangis masalah kita akan selesai dan mama kita akan luluh, kita salah besar. Orang tua cenderung semakin kesal ketika melihat anaknya menangis ketika berdebat. Jadi kalau kita menangis ketika berantem sama mama, bukannya membaik, malah kita bisa semakin kena omel. Duh!

 

 

Diam-diaman? Big no no!

A silent treatment will never work. Kalau kita bikin aksi bungkam, bisa-bisa si mama juga ikutan bikin aksi yang serupa. Yang pasti diam-diaman satu sama lain ini enggak akan menyelesaikan masalah, karena suatu saat kita pasti butuh ngomong sama mama. Lebih baik kalau emang udah enggak tahan berargumen, kita diam sejenak, lalu omongkan lagi baik-baik ke mama.

 

Jangan omong kasar

Bagaimana pun kesalnya kita, jangan sampe keluar kata-kata kasar dari mulut kita. Itu adalah hal yang harus kita hindari. Kalau kita ingin di dengar oleh mama, sebaiknya kita mendengarkan apa yang ia mau dulu. Baru setelahnya kita jelaskan lagi maksud kita yang sebenarnya gimana.

 

 

Mengancam kabur dari rumah

Pikiran untuk keluar dari rumah itu pasti terlintas kalau lagi berantem sama mama. Rasanya pengin berada jauh-jauh dari rumah dan pergi ke tempah yang nyaman, seperti rumah sahabat kita. Tapi, sebaiknya ini enggak dilakukan. Mungkin untuk sementara kita akan merasa lebih baik kalau jauh dari rumah, tapi lama-lama pasti kita butuh suasana nyaman dari keluarga kita sendiri. Kalau kabur dan ujung-ujungnya balik ke rumah, selain malu, kita bisa dapat masalah yang lebih besar lagi, lho!

 

(audrey, foto: gurl.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN