Bekal Atau Jajan, Pilih Mana?

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Senin, 17 Juni 2013

Bekal Atau Jajan, Pilih Mana?

Membeli makanan di luar atau jajan camilan memang lebih praktis. Tapi, bagaimana dengan nutrisi dan kebersihan yang terkandung di dalamnya, ya?

 

Kalori dan karbohidrat

Get some: Sebagian besar remaja akan memerlukan sedikitnya 2.000 kalori sehari untuk memelihara fungsi tubuh. Kalori bisa kita dapat dari makanan yang mengandung karbohidrat. Semakin kompleks dan semakin berserat makanan yang mengandung karbohidrat ini, semakin kita enggak mudah lapar tapi punya energi untuk beraktivitas. Dengan membawa bekal nasi, nasi merah, kentang, atau pasta, kita bisa mendapatkan asupan kalori yang cukup. Misalnya, 100 gram nasi mengandung energi sebesar 178 kalori. Sementara dalam 100 gram roti gandum mengandung energi yang mencapai 248 kalori.

 

Lose some: Kalori bisa kita dapatkan dari jajanan karena sama mengandung karbohidrat. Tapi selain kebersihan, penggunaan minyak, dan bahan pengawet, umumnya jajanan lebih tinggi kandungan lemak daripada karbohidratnya. Misalnya gorengan yang mengandung 56% lemak dan 40% karbohidrat dalam satu porsinya.

 

Buah dan sayur

Get some: Pakar nutrisi menganjurkan agar kita mengonsumsi sayur dan buah 25-30 gram per harinya. Dengan membawa bekal buah dan sayur kita bisa memenuhi kebutuhan tubuh kita.

 

Lose some: Makanan olahan sayur buah yang dibeli di pinggir jalan, bisa saja menggunakan penyedap, pewarna dan pemanis buatan yang akan berdampak pada kesehatan tubuh nantinya. Belum lagi kebersihannya yang enggak terjaga. Mengonsumsi buah yang mengandung pewarna tidak alami bisa meningkatkan resiko kanker, lho!

 

Asupan protein

Get some: Makanan tinggi protein dan serat dapat membuat rasa kenyang lebih lama. Jadi kita enggak pengin terus-terusan ngemil. Seseorang yang berat badannya 50 kg, perlu asupan protein sebanyak 40 gram perhari. Membawa bekal seperti daging sapi, ayam, ikan, telur, dan tempe bisa memenuhi kebutuhan protein harian kita. Satu ons daging atau ikan mengandung kurang lebih 7 gram protein.

 

Lose some: Mengandalkan makanan olahan daging di jalan untuk kesehatan kita kayaknya sulit, deh. Soalnya makanan olahan daging yang dijual di pinggir jalan umumnya mengandung banyak lemak, jeroan, dan diproses dengan minyak yang berulang kali dipakai, garam dan gula berlebih. Yang bisa meningkatkan kemungkinan penyakit jantung koroner, hipertensi, dan obesitas. Hii!

 

Kita memang bisa mengganti dari mana mendapatkan asupan gizi yang kita butuhkan. Sayangnya, pilihan yang enggak cermat justru bisa membahayakan kesehatan kita. Mengingat semua yang baik itu dimulai di rumah, membawa bekal pastinya jadi pilihan yang lebih sehat, girls!

 

(atifa/astri, foto: tupperware)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN