Alasan Kenapa Kita Harus Sering Tersenyum

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Senin, 3 Juni 2013

Alasan Kenapa Kita Harus Sering Tersenyum

Tugas sekolah menumpuk dan gebetan tiba-tiba menjauh. Kayaknya banyak banget hal-hal yang bikin kita frustasi ya, girls? Daripada cemberut dan marah-marah enggak karuan. Mari kita mulai dengan tersenyum.

 

Yap, benar girls, tersenyum.  Tersenyum itu adalah tindakan yang benar-benar mudah.  Dibutuhkan tujuh puluh dua otot untuk berkerut, tetapi hanya tigabelas otot untuk tersenyum. Kita juga enggak perlu banyak biaya untuk tersenyum. Dan nanyak alasan kenapa kita harus rajin senyum.

 

Bikin bahagia

Saat bete gara-gara macet sepulang sekolah, atau gara-gara gebetan ke-gep ngobrol sama cewek lain, coba deh tersenyum aja. Aneh? Tapi, girls, saat tersenyum, tanpa sadar reaksi-reaksi kimia dalam tubuh mengubah mood kita jadi lebih baik. Kita jadi lebih bahagia. Perasaan bete kita bisa hilang dalam sekejab.

 

Bisa merubah keadaan orang lain

Saat kita berjalan, lalu tersenyum pada orang lain, kita bisa bikin orang lain itu melupakan rasa kesalnya walau sebentar. Karena, saat orang lain melihat senyum kita, dia akan membalas senyuman kita dengan senyumannya. Efeknya sederhana sih, tapi bisa bikin orang itu jadi lebih nyaman sama dirinya sendiri, lho.

 

Tambah banyak teman

Coba berjalan di koridor sekolah kita. Saat berjumpa dengan anak dari kelas sebelah yang enggak kita kenal, berikan senyum kita. Anak yang enggak kenal kita itu tadi jadi memandang kita sebagai anak yang ramah. Kemungkinan dia untuk mengajak kita ngobrol atau bertanya pada kita, akan lebih besar. Dari situ, pertemanan baru bisa dimulai.

 

Menghilangkan rasa gugup

Saat mau persentasi di depan kelas, kita terserang panik dan gugup. Begitu benar-benar berada di depan kelas, semua pandangan tertuju ke arah kita. Daripada memberi pandangan gugup kepada mereka yang fokus memperhatikan kita, mulailah dengan tersenyum pada mereka. Beberapa detik saja. Meski mereka enggak membalas senyuman kita langsung, reaksi kimia pada tubuh kita otomatis membuat kita lebih tenang. Lalu mulailah tarik napas, dan berbicara.

 

(dea, foto: weheartit.com)

 

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN