Aku Sebal Sama Ortu

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Senin, 10 Juni 2013

Aku Sebal Sama Ortu

Kadang sebal deh sama ortu. Soalnya mereka sering melarang kita untuk melakukan banyak hal yang kita sukai. Aduuuuh, kenapa ya?

 

Lupa waktu

Ortu melarang kita karena dia punya alasan. Mereka pikir, kita enggak bisa mengatur waktu dengan baik. Misalnya, saat kita dilarang enggak boleh pacaran. Bisa aja gara-gara pacaran kita jadi tambah lupa waktu. Atau bahkan, sebelum pacaran pun, kita sering bikin ortu kecewa. Misalnya keseringan main sampai lupa waktu yang bikin kita jadi malas belajar. Hmm.. kalau kita begitu, wajar aja 'kan ortu jadi melarang-larang? Buktikan dulu kita bisa mengatur waktu dengan baik dan berprestasi di depan ortu.

 

 Keamanan kurang terjaga

Kita dilarang pergi hangout ke suatu tempat. Karena bagi ortu, tempat itu keamanannya kurang terjaga. Ortu juga sering mendengar selentingan buruk tentang tempat itu. Apalagi begitu tahu kita pergi ke tempat itu sendirian atau tanpa pengawasan orang yang lebih berpengalaman. Ajak kakak atau ortu menemani kita sebentar. Atau kasih tahu siapa orang yang lebih berpengalaman yang bertanggung jawab atas keselamatan kita.

 

Merepotkan orang lain

Kita enggak boleh nginep di rumah teman misalnya. Soalnya, ortu takut kita bakal merepotkan teman atau ortunya teman kita. Kalau kayak gitu, bawakan aja ortunya teman atau si teman kita itu makanan atau oleh-oleh kecil ketika berkunjung ke rumahnya. Bawakan juga ortu kita oleh-oleh atau makanan itu. Biar si ortu luluh lantah, girls.  Oh ya, tunjukkan kita akan berperilaku sopan selama di rumahnya.


Alasan kita kurang kuat

Pernah enggak dilarang ortu waktu kita memilih jurusan? Coba pikir-pikir, deh. Jangan-jangan alasan kita memilih jurusan yang bertentangann dengan pilihan ortu itu adalah gara-gara cuma ikut-ikutan teman-teman se-geng. Wah kalau begitu, pantas aja, ortu melarang kita. Alasan kita bagi mereka kurang masuk akal. Beritahu alasan yang lebih jelas. Misalnya, "Ayah, aku pengin masuk jurusan IPA karena aku pengin jadi peneliti" atau "Ibu, aku pengin masuk IPS karena nilai pelajaran ekonomi-ku selalu tinggi. Aku suka banget belajar ekonomi dibanding fisika."

 

(dea, foto: post.jagran.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN