7 Pertanyaan Yang Sering Muncul Soal Pre-Menstrual Syndrome Atau PMS

Published by : Natasha Erika Posted on : Kamis, 26 November 2015

7 Pertanyaan Yang Sering Muncul Soal Pre-Menstrual Syndrome Atau PMS

Setiap cewek pasti mengalami gejala seperti ini: perasaan kembung, payudara nyeri dan sakit punggung alias Pre-Menstrual Syndrome atau sindrom pramenstruasi (PMS). Sindrom ini dapat menyebabkan mood menjadi enggak stabil, bahkan menyebabkan depresi. Beberapa cewek bahkan menjadi sangat sensitif dan sering merasa sedih tanpa tahu penyebabnya.

 

Kondisi ini sangat enggak nyaman bagi cewek. Menurut Dr. Ellie Cannon, ada 7 fakta penting tentang PMS. Tentu saja, kita, para cewek, dapat segera mengatasinya agar enggak terjebak dalam kondisi emosi yang makin memburuk. Ellie menjelaskan dengan menjawab 7 pertanyaan yang sering muncul soal Pre-Menstrual Syndrome atau PMS.

 

 

Baca juga: Cara Membedakan Gejala PMS dan Kehamilan

 

1. Kapan kita harus berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kondisi PMS?

Yakni, ketika ada gejala serius yang berhubungan dengan kondisi fisik saat ini dan tubuh enggak bisa melakukan kegiatan. Juga ketiga gejala emosional mulai mengganggu hubungan pribadi.


2. Apa yang memicu sindrom pramenstruasi?

Bagian kedua dari siklus menstruasi didominasi oleh hormon progesteron. Nah, hormon ini menurunkan kadar serotonin, hormon bahagia dalam otak, dan yang bisa menyebabkan kembung, nyeri pada payudara serta sakit kepala.

 

3. Apa ada obat bebas yang bisa mengurangi gejala PMS?

Sebagian besar pil enggak efektif untuk mengurangi gejala PMS. Biar lebih aman dan alami, cobalah minum air hangat, makan sayur dan buah sehingga daya tahan tubuh enggak drop.


4. Apa ada obat yang diresepkan oleh dokter untuk mengurangi gejala PMS?

Dosis ringan antidepresan seperti Prozac, cukup efektif untuk menangani masalah psikologis karena PMS. Ada juga beberapa obat lain, coba berkonsultasi dengan dokter lebih dahulu.

 

 

Baca juga: Macam-Macam Sakit Perut di Kanan Bawah Selain PMS


5. Apa ada cara alami untuk mengurangi gejala PMS?

Tingkatkan olahraga dan diet seimbang. Juga konsumsi vitamin B6 untuk membantu tubuh mengatasi perubahan mood.

 

6. Dengan bertambahnya usia, apakah gejala PMS mengalami penurunan atau bertambah buruk?

Cenderung lebih buruk dengan bertambahnya usia. Ini terlihat pada cewek yang ibunya juga mengalami masalah PMS atau cewek yang kelebihan berat badan.

 

7. Mengapa teh dan kopi malah memperparah PMS?

Kandungan kafein dalam kopi dan teh memang bisa memperburuk rasa sakit. Jadi, kita harus menghindari atau mengurangi minuman ini saat sedang mengalami PMS.

 


Baca juga: 10 Cara Melawan PMS


Baca juga: 10 Trik Unik Yang Bisa Mengurangi Rasa Sakit Saat Menstruasi

 

(sumber: tatik/intisari-online.com, foto: tumblr.com)

 

 

author :

Natasha Erika

Cewek penggemar yoga ini, walau suka banget dengerin lagu-lagu The Beatles, sebenarnya juga seorang Swifty dan Directioner, lho. Hidup Tay-Tay Niall Liam Harry dan Louis! Oh iya, waktu SMA suka banget sama pelajaran sejarah! Ada yang suka juga?

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN