6 Tips Mengatur Keuangan

Published by : Marti Posted on : Selasa, 17 Desember 2013

6 Tips Mengatur Keuangan

Menyambut tahun 2014, enggak ada salahnya kita mulai membuat perencanaan soal keuangan biar lebih baik lagi. Kondisi keuangan memang salah satu pertanyaan penting yang harus kita tanyakan pada diri sendiri. Jangan sampai tahun depan kondisi keuangan kita lebih buruk dari tahun ini. Lakukan cara-cara dibawah untuk mengatur keuangan.

 

Buku pengeluaran

Catat selalu pengeluaran sehari-hari kita. Sehingga kita bisa melihat kemana saja larinya uang kita. Targetkan setiap hari kita paling banyak menghabiskan uang berapa. Kalau melebihi target, artinya besok kita harus mengurangi pengeluaran. Dengan demikian uang saku kita enggak tekor.

 

Bawa uang secukupnya

Godaan untuk belanja atau jajan lebih sering terjadi kalau isi dompet kita penuh. Sebaiknya kita enggak perlu membawa semua uang saku dalam dompet. Bawa secukupnya untuk ongkos dan jajan aja. Sisanya tinggalkan di rumah dan simpan baik-baik di dompet lain.

 

Wajib menabung

Enggak peduli sedikit apa pun uang saku kita, menabung itu wajib. Walau Cuma koin seratus, dua ratus atau lima ratus lumayan, lho. Beli satu celengan kecil dan setiap hari isi dengan koin. Terserah jumlahnya berapa. Pokoknya kita harus mendisiplinkan diri untuk menabung setiap hari, minimal dengan satu koin.  Tunggu hingga akhir tahun, kita akan terkejut dengan jumlah koin kita.

 

Bawa bekal

Salah satu cara agar uang enggak cepat habis adalah bawa bekal. Jatah uang jajan bisa kita simpan untuk beli barang yang lain.

 

Enggak ke mall

Jalan-jalan di mall bisa membuat uang kita habis dalam waktu singkat. Entah itu buat nongkrong atau beli barang sale. Sebaiknya kita enggak ke mall setiap week end. Bikin jadwal ke mall misalnya dua bulan sekali. Sisanya, kita bisa nongkrong di rumah atau main ke rumah teman.

 

Menambah pendapatan

Uang saku masih kurang, padahal kebutuhan banyak. Kita bisa cara uang saku tambahan,lho. Coba bikin kreasi DIY lalu kita jual pada teman. Tawarkan sejumlah jasa pada ortu atau keluarga yang lain (paman, tante atau nenek) dengan imbalan uang. Misalnya, membantu membereskan gudang, mencabut rumput dan membersihkan kebun, memandikan dan mengajak ke dokter hewan anjing peliharaan. Tapi pasang tarifnya jangan mahal-mahal ya!

 

(muti, foto: intentionalcaregiver.com)

 

 

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN