6 Kebiasaan Buruk Yang Menghambat Kesuksesan

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Selasa, 22 April 2014

6 Kebiasaan Buruk Yang Menghambat Kesuksesan

Ada beberapa kebiasaan buruk yang menghambat kesuksesan dan membuat kita sulit  jadi cewek hebat. Ayo mulai sekarang, hapus semua itu dan latih diri dengan hal-hal yang lebih positif.

 

Enggak bersyukur

Mungkin kita enggak selalu bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Tapi bukan berarti kita harus mengeluh terus pada apa yang enggak kita punya. Coba perhatikan ruang kamar kita. Enggak semua orang miliki barang-barang itu. Enggak semua orang juga memiliki orang tua dan keluarga yang seperti kita. Jadi seburuk apa pun hari yang telah dilalui, kita perlu tetap bersyukur.

 

Berhenti membandingkan dengan orang lain

Selalu ada orang yang lebih cantik, lebih pintar dan lebih sukses dari kita. Yang penting kita tetap berusaha dan menyadari kalau setiap orang punya batas, kelemahan dan kelebihan. Tonjolkan terus kelebihan kita dan jangan malu mengakui kelemahan yang kita miliki.

 

Malas

"Malas ah! Enggak pingin aja!" Kadang-kadang kata itu sering tercetus secara spontan. Rasa malas itu harus dilawan. Semakin kita bilang pada diri kita 'malas' semakin malas juga otak kita bekerja.  Biar enggak malas, mulai dari sesuatu yang kecil aja. Misalnya, kita bertekat olah raga secara teratur. Mulai dari berolah raga seminggu sekali selama setengah jam. Lakukan secara teratur dan kalau rasa malas muncul, semangati diri sendiri. 

 

Berhenti menyalahkan orang lain

Memang paling gampang menyalahkan orang lain. Sebelum menunjukan tangan pada orang, pikir baik-baik, apa kita sudah melakukan yang jadi tugas dan kewajiban kita. Misalnya, dalam tugas kelompok, ketika kelompok kita dapat nilai jelek, dari pada menyalahkan teman yang malas, pikirkan apa yang sudah kita lakukan dan tidak lakukan sehingga kelompok kita nilainya jelek.

 

Berhenti bergantung pada orang tua

Memang kita masih remaja. Beberapa keputusan penting, orang tua yang memutuskan. Tapi bukan berarti semuanya harus menunggu orang tua kan? Belajar sedikit demi sedikit melakukannya sendiri. Dengan begitu orang tua melihat kalau kita beranjak dewasa sehingga bisa diberi kebebasan lebih banyak.

 

Jangan menganggap sekolah itu kewajiban

Sekolah itu wajib tapi dibalik itu kita perlu pikiran apa keuntungan kita dari pergi ke sekolah? Biar lebih pintar? Biar lulus masuk universitas negeri?  Biar sukses jadi wanita karier? Tentukan satu yang  tujuan membuat kita semangat ke sekolah. Ucapkan dalam hati sebagai mantra ketika kita merasa putus asa dan lelah. Pelajaran sekolah enggak selalu menyenangkan tapi kalau kita tahu tujuan akhirnya, ini akan membuat kita lebih tahan banting dan enggak melihatnya sebagai beban.

 

(muti, foto: allergicliving.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN