6 Hal yang Bisa Kita Lakukan Ketika Sahabat Mengalami Musibah Kematian

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Rabu, 7 Januari 2015

6 Hal yang Bisa Kita Lakukan Ketika Sahabat Mengalami Musibah Kematian

Kalau sahabat kita mengalami musibah kematian, kadang kita enggak tahu harus bagaimana. Sahabat kita pasti sedang merasakan kesedihan yang mendalam. Menurut terapis dan penulis buku Everything is Not Okay: an audio program for grief, Megan Devine, ada 6 hal yang bisa kita lakukan ketika sahabat mengalami musibah kematian.

 

(Baca juga: Jangan lakukan 5 hal ini ketika sahabat mengalami musibah kematian)

 

Siap-siap melihat sesuatu yang sangat menyakitkan

Kehilangan seseorang akan memberikan efek yang berbeda pada tiap orang. Tapi semuanya sama-sama mengalami sesuatu yang sangat menyakitkan. Kalau kita biasanya hanya seru-seruan sama sahabat, kita harus siap melihat dia di saat terapuh dalam hidupnya.

 

Lakukan kegiatan normal


Kadang, melakukan hal-hal yang normal bisa membantu menghilangkan kesedihan. Kita bisa mengajak sahabat nonton film di kamarnya seperti biasa dan kita bersikap biasa aja. Sikap yang tiba-tiba aneh akan membuat dia merasa enggak nyaman. Seperti misalnya tiba-tiba kita ngeberesin kamar dia. Mendingan biasa aja, deh.

 

Tawarkan bantuan


Ada banyak hal yang harus dilakukan ketika ada anggota keluarga meninggal. Kita bisa menawarkan bantuan tapi jangan basa-basi. Misalnya mencatat pelajaran atau tugas penting selama dia enggak masuk. Walau dia bilang enggak usah, mendingan kita berjaga-jaga karena sahabat pasti membutuhkannya.

 

(Baca juga: Hal-Hal Yang Perlu Dilakukan Ketika Orangtua Meninggal Dunia)


Bantu menjelaskan


Teman-teman yang lain pasti penasaran sama kedaan sahabat dan pengen menanyakan langsung. Kita bisa coba bantu menjelaskan sama teman-teman yang lain, atau posting penjelasan (bukan foto) mengenai keadaan sahabat supaya teman-teman enggak terus-terusan nanya ke sahabat kita. Dia pasti merasa lelah menjawab sesuatu yang membuat dia sedih.


Jelaskan dengan baik


Ketika menjelaskan keadaan sahabat kita, jelaskan dengan baik. Jangan jadi gossip, seperti "kasihan banget dia sedih banget, rambutnya kusut, matanya bengkak." Coba jelaskan dengan kata-kata yang menghargai sahabat. Misalnya, "dia berusaha banget kelihatan tegar. Tapi kita bisa bayangin, pasti susah banget, kita doakan aja semoga dia segera merasa baikan."

 

Tunjukkan kalau kita selalu ada


Ketika dia mau cerita, dengarkan dengan seksama, enggak perlu punya jawaban. Kadang mereka cuma pengen didengar. Ketika dia pengen sendiri, kita biarkan dia sendiri. Tapi, jangan terlalu lama. Sempatkan untuk selalu menanyakan kabarnya dan menghampirinya. (Sumber: HuffingtonPost).

 

(Baca juga: Tips Menghadapi Kematian Sahabat)

 

(astri, foto: giphy.com, tumblr.com)

 

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN