5 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Kemarahan

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Kamis, 17 Oktober 2013

5 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Kemarahan

Marah jadi hal alami yang kita alami kalau emosi lagi naik. Sebenarnya kita bisa mengontrol kemarahan ini, tapi justru pada beberapa momen kita harus mengeluarkannya. Kemarahan enggak melulu tentang hal buruk, lho. Dari kemarahan-kemarahan yang pernah keluar dari pikiran, kita bisa mengambil pelajaran berharaga, girls.

 

Enggak semua kemarahan itu buruk

Setiap manusia lahir dengan beragam emosi, mulai dari bahagia, kesedihan, kebahagiaan, cinta, ketakutan dan salah satunya kemarahan. Setiap emosi manusia punya fungsi masing-masing. Nah, kemarahan bisa membuat tubuh dan pikiran kita tau waktu kita dalam situasi yang membahayakan dan harus melindungi diri kita. Kemarahan juga bisa memberi tahu waktu ada yang salah di sekitar kita. Tanpa kemarahan, memang bakal banyak perubahan positif yang terjadi. Hal terpenting yang bisa kita lakukan waktu marah adalah mengontrolnya.

 

Bisa jadi penyambung

Kita berkomunikasi dengan berbagai macam emosi sama orang lain. Tentunya, kita kepengin menunjukkan hal yang kita rasakan sama orang lain, termasuk waktu kita lagi marah. Dari gerak-gerik dan nada bicara, biasanya kemarahan bakal terasa sama lawan bicara kita, lho. Dengan kemarahan yang terungkap ini, kita menunjukan emosi yang sebenarnya sama lawan bicara.

 

Kita enggak selalu berhasil menyembunyikan asa marah

Terkadang kita enggak mau orang di sekitar kita menjauh dan lebih memilih buat menyembunyikan kemarahan kita. It's okay, girls. Hal itu merupakan niat baik yang boleh kita lakukan selagi bisa. Rasa marah itu tetap bisa kita keluarkan selagi curhat sama teman dekat kita. Jadi, kita enggak menyakiti banyak orang karena rasa marah itu.

 

Rasa marah menimbulkan emosi dan kelakuan buruk lainnya

Sewaktu marah, perasaan-perasaan negatif lainnya bakal muncul dari dalam diri kita, girls. Misalnya, kita marah dan enggak mau menyakiti perasaan teman-teman di sekitar kita, lantas kita menyembunyikan kemarahan itu dan rasanya sangat menyiksa! Kita jadi sedih dan enggak tau mau ngapain lagi. Jangan sampai perasaan marah menyakiti diri kita sendiri. Kalau kita marah, tandanya kita enggak menghargai diri sendiri.

 

Memberi ruang buat kasih sayang

Kalau kita sanggup menghilangkan rasa marah, bakal ada ruang lain yang kosong dan bisa kita isi sama perasaan lain, lho. Yap, melepaskan rasa marah dengan cara yang baik bakal memberikan ruang buat kasih sayang dalam hati dan pikiran kita.

 

(lana, foto: nycdauphine.com )

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN