5 Cara Memaksimalkan Otak Kiri

Published by : Astri Soeparyono Posted on : Rabu, 1 April 2015

5 Cara Memaksimalkan Otak Kiri

Ada beberapa cara yang bisa kita gunakan untuk memaksimalkan kerja kedua belah otak kita. Semakin sering kita berlatih, semakin maksimal juga kedua sisi otak kita bekerja. Simak 5 cara memaksimalkan otak kiri kita, girls!

 

(Baca juga: 5 Cara Memaksimalkan Otak Kanan)

 

Orang yang dominan menggunakan otak kiri pada umumnya lebih gampang bila berhubungan dengan kemampuan bahasa, berpikir kritis, segala yang berhubungan dengan angka, dan berpikir logis. Umumnya mereka yang dominan dengan otak kiri, bekerja pada bidang yang membutuhkan ketelitian dan analisis dan bidang-bidang ilmu pasti.

 

Teori soal otak kanan dan otak kiri pertama kali diperkenalkan oleh peraih hadiah Nobel, Roger W Sperry tahun 1981.   Namun pada perkembangan, riset menunjukan kalau manusia enggak hanya dominan otak kanan atau otak kiri. Menurut Profesor Jeff Anderson yang mempelajari soal neurosurgical mapping service di University of Utah, kedua bagian otak kanan dan kiri bisa dimaksimalkan. Berikut caranya:

 

(Baca juga: Manfaat Musik Untuk Kesehatan)

 

Mendengarkan musik klasik

Musik klasik terbukti secara ilmiah bisa merangsang kerja otak bagian kiri. Makanya kalau kit belajar matematik atau sedang menulis, sangat disarankan untuk mendengarkan musik klasik.

 

Belajar berdebat


Berdebat melatih kemampuan otak untuk berpikir cepat dan mengungkapkan pikiran dengan baik. Kalau kita terbiasa berdebat, otak bagian kiri akan terlatih dengan baik. Jadi kalau ada guru bertanya coba deh untuk menjawab, ini secara enggak langsung melatih kita berbicara dan berpikir kritis.

 

(Baca juga: Yuk, Ngomong Lebih Jelas!)

 

Mengubah rutinitas

Rutinitas membuat otak, terutama otak kiri enggak bekerja secara maksimal. Jadi rangsang terus otak untuk terus bekerja. Paling gampang adalah mengubah rute pulang dan pergi ke sekolah. Pilih jalur-jalur alternatif yang seru tiap dua atau tiga kali seminggu ya.

 

Mengisi TTS dan sudoku


Mengisi TTS merangsang otak untuk berpikir kritis dan menajamkan memori soal huruf, kata dan berbagai peristiwa di masa lalu. Sementara Sudoku melatih otak kita untuk mengenal angka-angka dengan cepat.

 

(Baca juga: Aktivitas Yang Bikin Tambah Pintar)

 

(muti, foto: imgur.com, tumblr.com, giphy.com)

 

author :

Astri Soeparyono

Managing Editor untuk kawankumagz.com. Selama bekerja di kaWanku pernah wawancara langsung sama Justin Bieber, Greyson Chance, David Archuleta, Jessie J, Maroon 5, dan masih banyak lagi. Tapi, belum pernah ketemu langsung 30 Seconds to Mars.

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN