4 Kebiassan Buruk Yang Mengganggu Belajar (Bagian 2)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Sabtu, 5 April 2014

4 Kebiassan Buruk Yang Mengganggu Belajar (Bagian 2)

Niatnya, sih, pengin belajar dengan serius. Tapi, ada aja kebiasaan buruk yang bisa mengganggu konsentrasi. Akibatnya, belajar jadi terlupakan, deh.

 

Godaan Gadget

"Harusnya belajar buat ujian besok tapi gosip di grup Whatsapp lagi seru-serunya, nih." Atau, "The Carrie Diaries lagi seru-serunya, nih. Susah banget buat ditinggalin."

 

Siapa yang enggak bisa jauh-jauh dari handphone? Baru ditinggal beberapa menit, ada notifikasi tanda Whatsapp masuk. Yang awalnya cuma pengin mengobrol sebentar sama teman ujung-ujungnya malah bergosip panjang lebar. Akibatnya, jadi lupa kalau besok ada ujian.

 

What To Do:

Banyaknya aplikasi chat message memang memudahkan kita dalam berkomunikasi. Sampai-sampai jadi lupa waktu. Saat belajar, sebaiknya jauhkan diri dari handphone agar enggak tergoda untuk memeriksa setiap notifikasi yang masuk. Kita bisa mematikan notifikasi dan meletakkan handphone dalam keadaan terbalik, sehingga enggak mendengar atau melihat notifikasi. Kalau masih enggak mempan, kita bisa menyimpan handphone di tempat yang jauh.

 

Begitu juga dengan alat teknologi lain, seperti televisi. Film atau serial televisi memang sering menyita perhatian. Karena itu, jangan belajar di depan televisi. Kita juga bisa minta tolong pada orangtua atau kakak untuk mengecilkan volume sehingga enggak tergoda untuk ikut menonton.

 

Ujung-Ujungnya Curhat

"Awalnya belajar akuntansi tapi ujung-ujungnya malah curhat soal gebetan atau pacar yang nyebelin. Akuntansi jadi enggak menarik lagi buat dibahas."

 

Belajar kelompok memang efektif. Tapi, kita harus hati-hati. Bisa-bisa malah berakhir dengan curhat, he-he-he. Akibatnya, kita jadi membuang-buang waktu.

 

 

What to do:

Kalau pengin belajar kelompok, pilih kelompok yang enggak terlalu besar. Cukup tiga atau empat orang aja, sehingga kemungkinan untuk bercerita jadi kecil. Sebaiknya ada satu orang yang bertugas sebagai leader, sehingga jika ada yang mulai ngelantur, leader ini bisa mengingatkan untuk kembali fokus belajar.

 

Kita juga bisa memilih teman belajar. Enggak ada salahnya menolak ajakan teman yang kita tahu enggak bisa serius, tentunya dengan cara yang sopan ya, girls. Soalnya, teman belajar yang salah bisa mengancam nilai kita, lho. jadi, hati-hati dalam memilih teman belajar.

 

(iif, foto: cinemazzi.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN