4 Cara Mengontrol Nafsu Makan

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Selasa, 5 Agustus 2014

4 Cara Mengontrol Nafsu Makan

Suka ngemil tapi enggak ngerasa kenyang? Atau memiliki kebiasaan makan yang enggak teratur, sehingga membuat mulut serta saluran pencernaan kita terus mengolah makanan tanpa henti? Ada 4 cara mengontrol nafsu makan, nih, girls.

 

"Rasa lapar adalah pengukur persediaan bahan bakar tubuh," ujar Michelle May, M.D, penulis buku Eat What You Love, Love What You Eat. Trik jitu menurut May adalah memahami sinyal kelaparan sebelum kita makan. Ada empat cara mengontrol nafsu makan , ketika kita memang belum benar-benar merasa lapar.

 

Baca juga: Makan Terlalu Banyak? Seimbangkan Dengan Lima Makanan Ini

 

Beri Jeda Sebelum Makan

"Ketika kita merasa ingin makan, cobalah berhenti pada saat itu juga. Beri jeda di antara rasa ingin makan dan benar-benar melahap makanan," saran May. Untuk ini, kuncinya adalah kesadaran. Di saat jeda tersebut, kita bisa mengetahui apakah rasa lapar yang kita rasakan ternyata hanya rasa bosan, lelah, stres, atau haus.

 

Lebih lanjut, May juga mengatakan sudah seharusnya tubuh manusia enggak makan setiap dua atau tiga jam sekali. Namun, membiarkan tubuh merasakan kelaparan hingga titik tertinggi juga sangat berbahaya bagi kondisi tubuh, karena menyebabkan rendahnya kadar gula darah yang justru memicu kita makan berlebihan.

 

Pahami Isyarat Saat Lapar

May merekomendasikan kita untuk meletakkan kepalan tangan di atas perut, tepat di bawah tulang dada untuk mengetahui isyarat rasa lapar secara benar. Pusatkan semua perhatian ke daerah tersebut. Gejala fisik lainnya adalah rasa pedih, dan terasa kosong pada bagian perut dan dada. Jika area tersebut terasa sangat penuh atau meregang, berarti tubuh kita benar-benar merasa lapar.

 

Baca juga: 4 Makanan Untuk Rambut Cantik

 

Pindai Tubuh, Pikiran dan Hati

May juga mengatakan bahwa kita dapat melihat ke tiga area yang berbeda untuk menentukan apakah kita perlu makan atau apakah hanya ingin makan. Disarankan untuk melakukan apa yang disebut pindai atau scan tubuh, pikiran dan hati.

 

Untuk tubuh, lakukan pemeriksaan dari bagian kepala sampai ujung kaki dan cari tahu sensasi yang ditimbulkan oleh tubuh kita saat lapar seperti ketegangan di area leher dan bahu yang diikuti rasa cemas dan stres.

 

Untuk pikiran, jika produktivitas menurun dan kita bertanya-tanya makanan yang ada di kantin atau kita akan makan apa nanti, kita mungkin enggak lapar namun hanya bosan.

 

Untuk jantung, dengarkanlah emosi kita. Apakah kita merasa lelah karena bekerja dan tertekan saat waktu istirahat tiba. Kecemasan ternyata memicu rasa kelaparan yang akut, lho.

 

Pengalihan Kebutuhan 
Jika kita yakin bahwa kita sesungguhnya enggak lapar, melangkahlah keluar kantor atau rumah untuk menghilangkan stres. Bisa juga pejamkan mata dengan berbaring walau hanya 20 menit, atau minum segelas air putih hangat untuk menghilangkan dahaga agar tubuh kembali fokus.

 

Baca juga: 5 Makanan yang Buruk Buat Kecantikan Kulit

 

(ridho/tabloidnova.com, foto: tumblr.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN