4 Cara Menghadapi Haters

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Sabtu, 7 Desember 2013

4 Cara Menghadapi Haters

Kalau sudah terlanjur ada yang enggak suka sama kita dan memutuskan jadi haters, harus gimana yah?

 

1. Abaikan

Ini salah satu cara paling efektif menghadapi hater. Orang yang penuh kebencian itu bisa punya banyak energi negatif dalam dirinya. Jujur aja, energi negatif bisa mempengaruhi mood kita juga. Kalau kita sering berada di dekat orang yang penuh kebencian, energi negatifnya akan terserap dalam diri. Kita bisa ketularan jadi pembenci juga. Lebih baik menyalurkan energi kita ke hal-hal yang lebih positif, kan? Jadi ketika ada orang yang membenci kita, lebih baik menjaga jarak atau menghindar dari dia. Gimana kalau yang membenci itu teman dekat? Well, dengan sangat terpaksa, kita lebih baik berhenti berteman dengan dia. Teman yang baik bila ada masalah akan membahasnya bukan jadi membenci kita kan?

 

2. Jangan masukkan ke hati

Mungkin ada saat-saat kita sulit membedakan antara kritik membangun dan respon hater yang penuh kebencian. Nah, dalam kasus ini, dengarkan komentar mereka tapi jangan terlalu dimasukkan ke dalam hati. Kalau kita merasa bisa memperbaiki diri karena kritik tersebut, itu akan jadi hal yang luar biasa. Tapi kalau tidak, abaikan saja.

 

3. Tidak perlu terpancing

Salah satu keinginan terbesar hater adalah kita bereaksi atas tindakannya. Kalau kita bereaksi misalnya dengan rasa marah atau balik membenci, kita memberikan apa yang mereka mau. Padahal, waktu dan energi kita jauh lebih berharga daripada meladeni aksi mereka.

 

4. Ask for help

Ketika level kebencian hater sudah semakin tinggi, aksinya pun makin menyeramkan. Selain menyebarkan gosip yang menyudutkan kita, mereka bisa melakukan tindakan fisik yang menjurus pada bahaya dan kriminalitas. Kalau ini sudah terjadi, kita harus melapor pada guru atau orangtua. Biar enggak dianggap memfitnah, kumpulkan juga sejumlah bukti. Misalnya surat, coretan atau twit yang dia buat.

 

Yang terpenting saat menghadapi para pembenci ini adalah menjadi diri kita sendiri. Salah satu pelajaran untuk jadi dewasa adalah menerima fakta bahwa kita enggak bisa menyenangkan semua orang. Akan selalu ada yang membenci kita. Bisa itu karena prestasi kita, kita pernah berbuat salah atau kita dibenci tanpa alasan. Jangan sampai hidup kita hancur gara-gara memikirkan ulah si pembenci ini. Yang enggak kalah penting, jangan sampai kita jadi pembenci juga. Seperti kata Louis Tomlinson, "Always be nice to people. Whatever how bad they are to you. To show them you are not like them."

 

 

Periksa apakah kamu haters di sini, girls. Mau tahu cara menghindari agar kita enggak jadi haters? Klik di sini.

 

(muti, foto: weheartit.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN