4 Alasan Sering Berkirim Pesan Bikin Susah Tidur

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Rabu, 2 Oktober 2013

4 Alasan Sering Berkirim Pesan Bikin Susah Tidur

Berkirim pesan sama teman ataupun si dia jadi lebih gampang, soalnya ada berbagai aplikasi yang mendukung kita melakukan itu. Enggak cuma SMS dan BBM, aplikasi chat yang lucu-lucu itu juga bikin kita ketagihan. Gara-gara keasyikan saling membalas pesan sama teman, kita jadi kekurangan waktu buat tidur. Tadinya jam sepuluh atau sebelas kita sudah terlelap di kasur, karena masih asyik berkirim pesan sambil ngobrol, tiba-tiba waktu sudah menunjukan tengah malam. Nah lho!

 

Dorongan membalas pesan

Sebenarnya kita sudah mengantuk sejak sejam yang lalu, tapi teman kita masih terus membalas pesan kita. Badan kita sudah merengek-rengek buat tidur, tapi pikiran kita malah enggak bisa lepas buat terus membalas pesan. Nah, dorongan membalas pesan ini lah yang bikin kita enggak bisa tidur. Kita kepengin membalas pesan dengan cepat, meskipun sebenarnya badan sudah enggak kuat. Hindari ini dengan berbagai sugesti positif yang bisa bikin kita lupa, girls.

 

Handphone di sisi kita

Akhirnya kita berhasil menyingkirkan gangguan kepengin membalas pesan dengan cepat, tapi perasaan itu kok muncul lagi, ya? Mungkin ini gara-gara kita menyimpan handphone di sisi kita waktu kita mau tidur. Hal ini enggak baik, lho. Selain bikin kita terus membalas pesan, kita bisa terbangun gara-gara mendengar notifikasi pesan dari handphone.

 

Stres pertemanan

Berkomunikasi lewat SMS, BBM ataupun aplikasi lainnya berbeda sama berbicara langsung. Makanya, kita bakal lebih banyak menemukan hambatan komunikasi dan lebih rentan sama yang namanya salah paham. Hal ini bisa memicu stres dan memengaruhi jam tidur kita, soalnya kita kepikiran terus.

 

Penasaran menunggu balasan

Biasanya si dia memang lama waktu membalas pesan-pesan dari kita. Terkadang kita membaca balasan dari si dia waktu kita bangun tidur. Karena hal ini, kita jadi penasaran dan menunggu pesan dari si dia. Padahal kalaupun kita membacanya nanti, si dia enggak akan marah ataupun berhenti komunikasi sama kita, kok. Meskipun dibiarkan, pada akhirnya kita bakal membaca pesan itu juga.

 

(lana, foto: weheartit.com)

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN