3 Tips Menghadapi Teman yang Suka Curhat

Published by : Marti Posted on : Senin, 7 Oktober 2013

3 Tips Menghadapi Teman yang Suka Curhat

Sebagai sahabat sejati, kita enggak boleh absen dengan kebiasaan curhat sesama teman cewek, apalagi sama sahabat sendiri. Banyak banget yang bisa diceritain, dari mulai masalah sekolah, keluarga, gebetan, sampai tentang pacar. Tapi kadang kita merasa 'kok yang curhat dia doang, ya?' dan masalah yang diceritakan itu-itu aja. Terlebih lagi masukan yang kita kasih enggak pernah didengar. Bete, kan? Daripada bete terus, lebih baik kita lihat yuk tips berikut buat menghadapi teman seperti ini.

 

Dengar dan lupakan

Misalnya berkali-kali dia cerita soal cowoknya yang suka centil sama cewek lain dan berkali-kali kita menasihati dia cara menyikapi kejadian ini. Tapi tetap aja dia cerita ke kita dengan masalah yang sama. Terkadang kita jadi berpikir teman kita serius dengerin kita enggak ya? Atau dia Cuma butuh orang untuk mendengarkan keluh-kesahnya aja? Kalau kayak begini kasusnya, kita bisa pakai metode ini, girls. Awalnya kita dengarkan aja dulu semua ceritanya dan enggak perlu berkomentar. Kita bisa berkomentar hanya kalau dia meminta. Setelah sesi curhat selesai, kita lupakan aja cerita-cerita sahabat kita tersebut. Bukan berarti kita jadi sahabat yang cuek, tapi kita menjaga supaya enggak makin kepikiran dengan masalah orang lain.

 

Say it straight forward

Kalau kita bukan tipe yang cuek dan bisa diam-diam aja pas sahabat kita curhat, mungkin kita bisa pakai cara ngomong langsung kayak ini. Sebelum sahabat kita curhat - dengan cerita yang sama lagi - kita bisa kasih ultimatum terlebih dahulu. Kita bisa bilang kalau kita udah capek dengan cerita yang itu-itu aja dan berkali-kali dikasih solusi, sahabat kita enggak pernah dengar. Atau kita bisa juga pakai kalimat langsung seperti, "Kira-kira kamu bakal dengarin nasihat aku enggak? Kalau enggak, mendingan kamu enggak usah tanya pendapat dan nasihat dari aku sama sekali." Mungkin cara ini bisa menyakiti teman kamu, tapi ini akan membawa perubahan buat teman kamu dan lebih menghargai kamu sebagai sahabatnya.

 

Kasih dukungan lain

Selain ngomongin secara langsung, kita juga bisa singgung bagaimana kecewanya kita kalau setiap nasihat yang udah kita kasih, enggak pernah didengar sama dia. Tapi selain itu, kita juga harus menunjukkan kalau kita memang sahabat yang baik. Kita bisa tunjukkin support dengan cara lain, selain mendengarkan dia curhat. Bisa dengan mengajak sahabat kita jalan-jalan supaya pikirannya enggak cuma kepikiran soal masalah dia sehari-hari. Sahabat yang baik tugasnya bukan cuma mendengarkan curhatan aja, kan?

 

(audrey, foto: theparentreport.com)

 

author :

Marti

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN