10 Jenis Gangguan Tidur (Bagian 2)

Published by : Redaksi Kawanku Posted on : Minggu, 25 Mei 2014

10 Jenis Gangguan Tidur (Bagian 2)

Ada banyak hal yang bisa terjadi selama tidur. Secara sadar atau enggak, kita semua pernah mengalami beberapa masalah gangguan tidur. Ada sepuluh jenis gangguan tidur. Mau tahu apa aja?

 

Sleep paralysis

Kelumpuhan tidur adalah kondisi ketika seseorang merasa sesak, kesulitan bernapas, dada bergerak, dan deg-degan. Kelumpuhan tidur biasanya terjadi dalam hitungan detik atau menit.

 

Nocturnal gangguan makan (makan saat tidur)

Kita bangun di tengah malam dengan perasaan lapar. Dalam keadaan masih setengah terjaga, Kita mulai makan makanan yang tersedia di kulkas atau meja makan. Sayangnya, penyebab gangguan ini belum diketahui. Untuk mengurangi kebiasaan ngemil di tengah malam, Kita dapat mengonsumsi obat yang meningkatkan dopamin, hormon yang berhubungan dengan perasaan bahagia.

 

Insomnia

Insomnia adalah ketidakmampuan untuk tidur. Gangguan tidur ini dapat menyebabkan iritabilitas dan kurangnya konsentrasi pada siang hari. Dalam jangka panjang, masalah insomnia dapat berakibat fatal bagi kesehatna Kita. Insomnia sering dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung. 

 

Perilaku gangguan REM

Tidur REM (rapid eye movement) merupakan salah satu bagian dari siklus tidur. Kondisi ini ditandai dengan gerakan mata yang cepat dan tahap munculnya mimpi. Orang dewasa menghabiskan sekitar 20% dari waktu tidur mereka berada di fase ini.

 

Apa gangguan perilaku REM? Selama tidur REM, seseorang akan mengalami kelumpuhan saat bermimpi. Sebaliknya, gangguan perilaku REM membuat seseorang tidak mengalami kondisi mereka bertindak di luar mimpi. Kelainan membuatnya mudah untuk kehilangan kontrol, seperti berteriak, memukul, dan histeris saat tidur.

 

Sexsomnia atau tidur seks

Sexsomnia adalah salah satu jenis parasomnia, seperti keadaan tidur-berjalan. Mereka yang memiliki sexsomnia akan terlibat dalam aktivitas seksual sementara mereka tidur, seperti masturbasi atau berhubungan seks. Anehnya, ketika mereka terbangun, penderita tidak ingat apa yang telah mereka lakukan.

 

Dalam sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Psychiatry Epidemiology dan Social Psychiatry, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurang tidur, stres, alkohol, narkoba, dan kontak fisik dengan pasangan, yang merupakan pemicu sexsomnia.

 

Baca lima jenis lagi gangguan tidur dengan klik di sini.

 

Gangguan tidur bukanlah hal sepele yang bisa Kita abaikan. Kalau kita mengalami salah satu gangguan tersebut, segera konsultasikan dengan dokter.

 

(tatik/tabloidnova.com, foto: mnn.com) http://intisari-online.com/read/10-jenis-gangguan-tidur

 

 

author :

Redaksi Kawanku

Kawanku - Majalah Remaja Cewek

Komentar Kamu

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×
Up

SIGN IN